Dua Ibu-ibu Penggemar Jennifer Dunn Menangis Minta Tolong

"Pagi pagi, sudah dua hari berturut-turut saya ditelepon ibu-ibu yang saya juga enggak kenal, mereka nangis-nangis".

Dua Ibu-ibu Penggemar Jennifer Dunn Menangis Minta Tolong
Warta Kota/Henry Lopulalan
Artis Jennifer Dunn dihadirkan saat dilakukan rilis pengungkapan kasus narkoba di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (2/1/2018). Kelihatan ia berbicara, menyampaikan sesuatu kepada Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvjin Simanjuntak yang didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono 

TRIBUNJOGJA.COM -- Kuasa hukum artis peran Jennifer Dunn(28), Pieter Ell, mengungkapkan bahwa dua hari ini ia mendapat telepon dari dua perempuan berbeda yang sembari menangis meminta agar kliennya itu dibantu.

"Pagi pagi, sudah dua hari berturut-turut saya ditelepon ibu-ibu yang saya juga enggak kenal, mereka nangis-nangis," kata Pieter dalam wawancara di Studio TransTV, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2018) sore.

"Dia nangis minta tolong, tolong bantuin dia. Yang dimaksud, Jennifer Dunn," sambungnya.

Pieter mengaku awalnya bingung. Namun, setelah berbincang sejenak dengan mereka lewat telepon, ia akhirnya tahu dua perempuan itu adalah para penggemar Jennifer.

Perempuan pertama berasal dari Makassar dan kedua dari Sumatera.

"Ya, pokokya itu ada ibu-ibu yang dari Sumatera dan Makassar. Mungkin namanya fans atau apa gitu," kata Pieter, yang tak menjelaskan secara rinci isi pembicaraannya dengan dua perempuan tersebut.

Jennifer Dunn ditangkap polisi Polda Metro Jaya di kediamannya di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Minggu (31/12/2017), kira-kira pukul 17.30 WIB. Ia diduga telah melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Kasus itu bukanlah yang pertama bagi Jennifer.

Pada 2005, ia ditangkap karena kedapatan mengonsumsi ganja. Empat tahun kemudian, polisi kembali menciduk Jennifer karena penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Editor: ribut raharjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help