TribunJogja/

Nissan Intelligent Mobility Mungkinkan Mobil Belajar dari Pengendara

Hal ini mendefinisikan kembali bagaimana pengguna berinteraksi dengan kendaraannya.

Nissan Intelligent Mobility Mungkinkan Mobil Belajar dari Pengendara
IST
Teknologi Nissan Brain-to-Vehicle Ubah Masa Depan Berkendara. Terobosan terbaru Nissan Intelligent Mobility yang memungkinkan kendaraan belajar dari pengendara. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOKOHAMA – Nissan meluncurkan penelitian terbaru yang memungkinkan kendaraan menginterpretasikan sinyal dari pikiran pengendara; hal ini mendefinisikan kembali bagaimana pengguna berinteraksi dengan kendaraannya.

Teknologi Brain-to-Vehicle atau B2V nantinya dapat mempercepat reaksi pengendara dan mengarahkan kendaraan agar tetap beradaptasi untuk berkendara lebih menyenangkan.

Nissan akan mendemonstrasikan kemampuan teknologi eksklusif ini pada pameran CES (Consumer Electronics Show) 2018 di Las Vegas, Amerika Serikat.

Baca: Nissan Menunjuk Dua Mitra Dealer Baru di Indonesia

B2V merupakan pengembangan terbaru dari Nissan Intelligent Mobility, visi perusahaan untuk mengubah bagaimana kendaraan dikendarai, ditenagai, dan terintegrasi dengan lingkungan di sekitarnya.

Teknologi Nissan Brain-to-Vehicle Ubah Masa Depan Berkendara. Terobosan terbaru Nissan Intelligent Mobility yang memungkinkan kendaraan belajar dari pengendara.
Teknologi Nissan Brain-to-Vehicle Ubah Masa Depan Berkendara. Terobosan terbaru Nissan Intelligent Mobility yang memungkinkan kendaraan belajar dari pengendara. (IST)

“Ketika semua orang berbicara tentang kendaraan otonom, visi mereka sangat tidak personal, karena manusia melepaskan kendali pada mesin. Teknologi B2V justru kebalikannya. Teknologi ini menggunakan sinyal dari pikiran pengendara untuk membuat berkendara lebih menyenangkan dan nyaman,” kata Executive Vice President Nissan, Daniele Schillaci.

“Melalui Nissan Intelligent Mobility, kita membawa masyarakat pada dunia yang lebih baik dengan memberikan lebih otonomi, lebih banyak elektrifikasi, dan lebih banyak konektivitas,” imbuhnya.

Baca: Nissan Uji Coba Prototipe Teknologi Swakemudi di Jalan Umum Tokyo

Dr. Lucian Gheorghe, Senior Innovation Researcher pada Nissan Research Center di Jepang, yang memimpin penelitian B2V tersebut mengatakan, teknologi ini dapat menggunakan teknologi augmented reality untuk menyesuaikan apa yang pengendara lihat dan membuat suasana kabin yang lebih santai.

“Potensi pengaplikasian dari teknologi ini sangat luar biasa,” kata Gheorghe.

“Penelitian ini akan menjadi acuan untuk inovasi-inovasi dalam kendaraan Nissan pada tahun-tahun mendatang,” imbuhnya.

Nissan akan menggunakan simulasi berkendara untuk mendemonstrasikan beberapa elemen dari teknologi tersebut pada CES, dan Gheorghe akan hadir untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan.

Demonstrasi Nissan akan ada di stan 5431 Las Vegas Convention Center North Hall.(tribunjogja.com)

Penulis: vim
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help