Inilah 10 Maskapai Paling Sering Telat di Dunia Tahun 2017 Versi OAG

Ketepatan waktu, dalam hal ini disebut OTP adalah penerbangan atau pendaratan yang waktunya tidak lebih dari 14 menit 59 detik dari jadwal

Inilah 10 Maskapai Paling Sering Telat di Dunia Tahun 2017 Versi OAG
ist
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Lembaga analisis penerbangan udara, OAG, yang berbasis di Inggris mengungkapkan data ketepatan waktu maskapai dan bandara dalam melayani penumpang.

Pada tahun 2017, OAG menganalisis 57 juta penerbangan yang dilakukan sepanjang tahun.

Alhasil tercatat maskapai di dunia yang paling tepat waktu dan paling tidak tepat waktu.

Ketepatan waktu, dalam hal ini disebut OTP (On Time Performance) adalah penerbangan atau pendaratan yang waktunya tidak lebih dari 14 menit 59 detik dari jadwal yang tertera.

Berdasarkan persentase OTP, berikut adalah maskapai paling tidak tepat waktu alias sering telat di dunia, diurutkan dari 10 besar sampai urutan pertama:

Baca: Tahun Lalu, 30 Pesawat Asing Langgar Ruang Udara Indonesia

10. Xiamen Airlines Company (China) - 58.3 persen
9. Philippines AirAsia Inc. (Filipina) - 58.0 persen
8. Sunwing Airlines Inc. (Kanada) - 57.9 persen
7. Cebu Pacific Air (Filipina) - 57.6 persen
6. SATA International-Azores Airlines S.A. (Azores, Portugal) - 57.1 persen
5. Indonesia AirAsia X (Indonesia) - 56.8 persen
4. LACSA-Lineas Aereas Costarricenses (Kosta Rika) - 54.2 persen
3. Shenzhen Airlines (China) - 53.5 persen
2. AVIOR Airlines (Venezuela) - 53.1 persen
1. Air Inuit (Kanada) - 44.6 persen

OAG menyebutkan data di atas terbilang tidak sempurna.

Hal itu karena hanya menampilkan data dari maskapai yang mencatat 80 persen keberangkatan sehingga masih ada maskapai di dunia yang tidak tercatat dalam data OAG.

Baca: Penerbangan Garuda Indonesia Alami Delay Hingga 5 Jam, Ini Penjelasan Pihak Maskapai

Sedangkan, untuk maskapai paling tepat waktu di dunia yaitu

1. airBaltic (Kanada) - 90,01 persen
2. Hong Kong Airlines (Hongkong) -88,83 persen
3. Hawaiian Airlines (Amerika Serikat) - 87,24 persen
4. Copa Airways (Panama) - 86,39 persen
5. Qantas Airways (Australia) - 86,18 persen
6. Japan Airlines (Jepang) - 85,27 persen
7. Vueling Airlines (Spanyol) - 85,35 persen
8. Jetstar Asia (Australia) - 85,08 persen
9. Skymark Airlines (Jepang) - 85,00 persen
10. Aer Lingus (Irlandia) - 84,46 persen.(*/KOMPAS.COM)

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help