Terkait Kericuhan di Lokasi Proyek NYIA, Sultan: Bupati Harus Lakukan Pendekatan

Pendekatan yang dimaksud Ngarso Dalem, tentu saja ditujukan kepada warga penolak pembangunan bandara.

Terkait Kericuhan di Lokasi Proyek NYIA, Sultan: Bupati Harus Lakukan Pendekatan
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Suasana pembersihan lahan bandara yang diwarnai kericuhan 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mengenai kericuhan pengosongan lahan di lokasi pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA), Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, meminta Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, untuk lebih melakukan pendekatan.

Pendekatan yang dimaksud Ngarso Dalem, tentu saja ditujukan kepada warga penolak pembangunan bandara.

Karena itu, dirinya berharap kepada kepala daerah setempat, supaya turun langsung ke warga, untuk mendalami latar belakang penolakan tersebut.

Bukan tanpa sebab, menurutnya, jika penolakan dari masyarakat masih terus bergejolak, diyakini bakal muncul persoalan baru.

Hal tersebut, berkaitan dengan kawasan proyek yang saat ini bisa dikatakan sudah tidak kondusif lagi, untuk dijadikan pemukiman warga.

Baca: Relawan Penolak Bandara Diminta Gunakan Intelektualitasnya Bantu Warga

"Ya problemnya kan nanti di wilayah itu bising dan poluted. Kalau dia tinggal di situ bisa tahan tidak," ujarnya, Selasa (9/1/2018).

Jika penolakan warga berkaitan dengan keengganan warga merelakan lahan pertaniannya, Sri Sultan memberi solusi, supaya mereka bisa dicarikan tanah kas desa.

Sehingga, lanjutnya, warga bisa tetap bertani, meski harus meninggalkan kediamannya yang dulu.

Ngarsa Dalem pun mengaku sudah menyodorkan solusi tersebut kepada pemangku kebijakan.

Imbuhnya, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY pun masih menunggu langkah konkret, terkait fasilitasi lahan pertanian bagi warga penolak pembangunan bandara itu.

"Bisa tidak gunakan tanah kas desa? Nanti, biar Pemda yang sewa. Nanti, setelah lima tahun, biar mereka yang menyewa sendiri. Saya kan sudah mengambil keputusan itu dulu. Itu tergantung pendekatannya di sana gimana," paparnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: aka
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved