Terjadi Laka Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang Pintu, Seorang Pengendara Motor Meninggal Dunia

Kecelakaan tersebut bermula ketika pengendara motor wanita ini menyeberang jalan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu

Terjadi Laka Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang Pintu, Seorang Pengendara Motor Meninggal Dunia
Dok Humas Polres Klaten
Seorang pengendara motor ditemukan tewas setelah tersambar kereta api di perlintasan tanpa palang pintu Desa Titang, Kecamatan Jogonalan km 146,5, Klaten antara Stasiun Srowot - Prambanan, Senin (8/1/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM - Seorang wanita yang mengendarai sepeda motor menjadi korban setelah tersambar kereta api yang melintas di perlintasan tanpa palang pintu Desa Titang, Kecamatan Jogonalan km 146,5, antara Stasiun Srowot - Prambanan, Senin (8/1/2017).

Menurut Humas Polres Klaten, kecelakaan tersebut bermula ketika pengendara motor wanita ini menyeberang jalan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu, dari arah selatan, tepatnya di Desa Titang, Kecamatan Jogonalan, Klaten sekitar pukul 15.30 WIB.

Laka di perlintasan tanpa palang pintu Desa Titang, Kecamatan Jogonalan km 146,5, antara Stasiun Srowot - Prambanan, Senin (8/1/2017).
Laka di perlintasan tanpa palang pintu Desa Titang, Kecamatan Jogonalan km 146,5, antara Stasiun Srowot - Prambanan, Senin (8/1/2017). (Dok Humas Polres Klaten)

Di saat yang bersamaan, datanglah Kereta Api Bengawan 143 yang dikemudikan oleh Masinis Bagus Jumadi dari arah timur.

Kereta tersebut berangkat dari Stasiun Purwosari, Solo jurusan Jakarta.

Kecelakaan pun tak terhindarkan, korban tertabrak dan terseret sekitar 10 meter dan meninggal dunia.

Menurut polisi, korban adalah wanita yang diperkirakan berusia 70 tahun.

Saat hendak dievakuasi, tidak ditemukan kartu identitas korban.
Menurut polisi, korban adalah wanita yang diperkirakan berusia 70 tahun. Saat hendak dievakuasi, tidak ditemukan kartu identitas korban. (Dok Humas Polres Klaten)

Menurut polisi, korban adalah wanita yang diperkirakan berusia 70 tahun.

Saat hendak dievakuasi, tidak ditemukan kartu identitas korban.

Polisi hanya menemukan dompet warna cokelat berisi Rp 663.500 dan cincin.

Setibanya di lokasi kejadian, pihak berwenang segera mengevakuasi korban dan membawanya ke Rumah Sakit Suradi Tirtonegoro.

(Tribun Jogja/ Fatimah Artayu Fitrazana)

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved