TribunJogja/

Revitalisasi Sisi Barat Malioboro, Pemda DIY Akan Pugar Eks Bioskop Indra

Gedung Eks Bioskop Indra ini perlu dilihat lagi apakah perlu diisi atau memang ditiadakan.

Revitalisasi Sisi Barat Malioboro, Pemda DIY Akan Pugar Eks Bioskop Indra
tribunjogja/noristera pawestri
Sri Sultan Hamengkubuwono sebelum meresmikan toilet underground di titik nol km, Selasa (9/1/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Setelah toilet underground di titik nol kilometer diresmikan, Pemda DIY masih melanjutkan revitalisasi pedestrian Kawasan Malioboro sisi barat.

Penyelesaian pedestrian sisi barat Malioboro ini mulai dari rel barat sampai Ngejaman, termasuk pembangunan Eks Bioskop Indra.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, menuturkan eks Bioskop Indra ini bisa menjadi kekuatan baru Malioboro.

"Harapan saya tahun ini bekas Bioskop Indra mungkin bisa dilihat juga ya," papar Sri Sultan Hamengkubuwono X, Selasa (9/1/2018).

Sri Sultan menuturkan, gedung Eks Bioskop Indra ini perlu dilihat lagi apakah perlu diisi atau memang ditiadakan.

"Kalau ditiadakan alasan saya bangunan eks Indra sangat terlihat untuk masuk dari kawasan Malioboro. Daripada seperti sekarang terlalu sempit sebagai suatu kawasan," ujar Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Hal ini lantaran lokasi Gedung eks Bioskop Indra ini bisa dilihat dari Jalan Malioboro dan lokasinya yang lebih terbuka.

"Harapan saya kepada Pak Wali dan Pak Wakil (Walikota), bagaimana kami dibantu melakukan pendekatan kepada warga PKL di depan Mirota, atau mungkin kurang tempat di depan Pasar Beringharjo mungkin bisa pindah disitu ya," lanjutnya.

Sehingga kawasan Malioboro ini nantinya lebih bersih.

Namun menurutnya, langkah tersebut dapat menimbulkan problem baru yang terjadi pada aspek parkir.

"Kira-kira pertimbangan pemerintah kota bagaimana. Kalau pasar sore itu bisa berubah sebagian menjadi tempat parkir gitu. Tapi yang menghadap Gedung Agung harus tertutup batu bata, jangan terbuka, untuk security," papar Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Ia menambahkan, jika hal itu bisa dilakukan, maka daya tampung parkir kawasan Malioboro bisa menampung parkir lebih banyak lagi.

"Semoga bisa berjalan dengan baik dengan lancar. Sehingga Yogya bisa dilihat ikon Malioboro ini bisa membawa kesan yang baik," imbuhnya. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help