TribunJogja/

Susur Sungai Bawah Tanah di Jatisari Terkendala Peralatan Keamanan

Wisata yang dikelola oleh pemuda desa setempat ini juga menawarkan wisata susur gua bawah tanah.

Susur Sungai Bawah Tanah di Jatisari Terkendala Peralatan Keamanan
ist/dokumen pengelola
Wisata gua sungai bawah tanah 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Wahyu setiawan Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Ecowisata Jatisari memang menawarkan berbagai wisata alam yang sangat bervariasi, mulai dari top selfie, climbing, camping ground hingga edukasi alam.

Rupanya tak hanya itu, wisata yang dikelola oleh pemuda desa setempat ini juga menawarkan wisata susur gua bawah tanah.

"Mungkin bisa dibilang ini satu-satunya spot gua sungai bawah tanah di Dlingo, Bantul," ujar Sumarno, pembina Ecowisata Jatisari saat dikunjungi tribunjogja.com, Senin (8/1/2018).

Namun, pihak pengelola memang belum bisa membuka objek wisata susur gua ini karena terkendala oleh peralatan keamanan untuk wisatawan.

"Saat ini memang belum berani kita buka untuk umum," paparnya didampingi Sukasdiyana, Bidang pemasaran Ecowisata Jatisari.

Pengelola mengakui sudah banyak wisatawan yang menanyakan perihal wisata susur gua namun lantaran alat dan keamanan pengelola belum berani membuka objek tersebut secara umum.

Pengelola hanya memperbolehkan melakukan susur gua asalkan semua peralatan dibawa sendiri oleh pengunjung dan sesuai dengan standar keamanan.

Tak hanya itu, Jatisari juga menawarkan wisata curug yang akan mengalir deras saat musim penghujan tiba.

Wisata ini berada di Dusun Seropan III, Muntuk, Dlingo, Bantul dan terletak sekira 5 Km dari kebun buah Mangunan.

Tak ada tiket masuk di wisata ini, pengunjung hanya membayar seikhlasnya di kotak yang di sediakan pengelola. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help