Dana Desa Turun, Program di Desa di Gunungkidul Terpaksa Ditunda

Penurunan ini menyebabkan sejumlah program pembangunan desa menjadi terhambat dan terpaksa ditunda.

Dana Desa Turun, Program di Desa di Gunungkidul Terpaksa Ditunda
internet
Pemkab Gunungkidul

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Desa di Kabupaten Gunungkidul mengeluhkan penurunan Dana Desa (DD) tahun 2018 ini.

Penurunan ini menyebabkan sejumlah program pembangunan desa menjadi terhambat dan terpaksa ditunda.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Desa Playen, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Surahno.

Tahun 2018 ini pihaknya mendapatkan dana desa sebesar Rp 723 juta, berkurang lebih dari Rp 150 juta dibandingkan pada tahun 2018 lalu yang sebesar Rp 866 juta.

Ia mengatakan, tak hanya Dana Desa, Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Playen juga dipangkas hampir Rp 20 juta pada tahun 2018 ini.

"Turun sampai Rp 150 juta, padahal tahun 2017 lalu kita mendapat hampir Rp 866 juta. Tahun ini kita cuma dianggarkan Rp 723 juta," ujar Surahno, Senin (8/1/2018).

Baca: Wisatawan yang Tenggelam di Pantai Baron, Gunungkidul Jasadnya Ditemukan di Malang, Jawa Timur

Lanjut Surahno, penurunan dana desa ini membuat dirinya harus memangkas sejumlah program fisik di desa.

Program yang dipotong diantaranya, pembangunan jalan dan talud di sejumlah Dusun di Desa Playen.

"Sebetulnya banyak program pembangunan di dusun di Desa Playen belum tuntas, namun akhirnya dipangkas lagi, kami pun harus menunda sejumlah program fisik, agar program lain tetap berjalan," ujarnya.

Surahno mengatakan, pihaknya pun harus memutar otak untuk menjalankan program-program desa yang belum juga tuntas.

Dana desa yang diterima pun dioptimalkan, agar pembangunan fisik di desa tetap berjalan, tanpa mengambat program lainnya.

Baca: Dana Desa Turun 14 Miliar, Bisa Hambat Program Pembangunan Desa

"Ya kami harus optimalkan yang ada dahulu, kita di sini cuma terima saja. Harapan kami ya sebaiknya ditingkatkan dari tahun ke tahun, terutama untuk Desa Playen, sehingga dengan begitu pembangunan dapat merata di desa," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help