TribunJogja/
Home »

Techno

» News

Masih Ingat dengan Bilangan Prima? Angka Terakhirnya Terdiri dari 23 Juta Digit

Sebuah kolaborasi komputasional telah berhasil menemukan bilangan prima terbesar yang kita ketahui.

Masih Ingat dengan Bilangan Prima? Angka Terakhirnya Terdiri dari 23 Juta Digit
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM -- Sebuah kolaborasi komputasional telah berhasil menemukan bilangan prima terbesar yang kita ketahui.

Panjangnya bahkan mencapai 23 juta digit, satu juta digit lebih panjang dari rekor sebelumnya.

Penemuan angka terbesar yang hanya dapat dibagi dengan dirinya sendiri dan satu ini sangat menghebohkan dunia matematika. Sebab, bilangan prima semakin sulit dicari dan membutuhkan kolaborasi program komputer yang rumit.

Diberi nama M77232917, bilangan prima tersebut ditemukan oleh komputer milik Jonathan Pace, seorang insinyur listrik yang telah mencari bilangan prima besar selama 14 tahun setelah bergabung dalam proyek pencari bilangan prima Mersenne besar yang bernama Great Internet Mersenne Prime Search (GIMPS).

Temuan ini pun menjadi bilangan prima Mersenne ke-50 yang ditemukan dalam sejarah dan ke-16 yang ditemukan oleh GIMPS.

Bilangan prima Mersenne menjadi fokus para pencinta matematika karena dianggap sebagai cara paling mudah untuk mengetahui apakah sebuah bilangan prima atau tidak.

Ia ditemukan dengan melipat gandakan angka dua dan mengurangi satu. Temuan ini sendiri terjadi setelah komputer Pace tidak berhenti berhitung selama enam hari dan melipat gandakan 77.232.917 dua. M77232917 kemudian lulus verifikasi oleh empat komputer.

Dikarenakan prosesnya yang memakan waktu lama tersebut, penemuan bilangan prima Mersenne membutuhkan ribuan relawan untuk menyeleksi jutaan kandidat bilangan non-prima.

Dikutip oleh The Guardian, ahli matematika Professor Chris Caldwell dari Universitas Tennessee yang berfokus pada bilangan prima Mersenne terkejut rekor baru ditemukan dalam dua tahun setelah rekor sebelumnya yang juga ditemukan oleh GIMPS.

“Kami mengira (penemuan) ini akan membutuhkan waktu lebih lama,” ujarnya.

Ke depannya, akan ada angka-bilangan prima Mersenne baru yang ditemukan, tetapi mereka bisa lebih kecil atau lebih besar dari rekor yang ada sekarang.

Editor: ribut raharjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help