Amerika Dihantam Badai Salju, Sementara Australia Diserang Panas Hingga Lelehkan Aspal

Amerika Serikat dan Australia diserang cuaca ekstrem pada pekan pertama bulan Januari 2018 ini

Amerika Dihantam Badai Salju, Sementara Australia Diserang Panas Hingga Lelehkan Aspal
AP
Amerika dan Australia diserang cuaca buruk ekstrem. Amerika dihantam badai salju sementara di Australia diserang gelombang hawa panas 

TRIBUNJOGJA.com - Amerika Serikat dan Australia diserang cuaca ekstrem pada pekan pertama bulan Januari 2018 ini. Bedanya, Amerika Serikat dilanda badai salju, sementara Australia diserang gelombang hawa panas.

Adapun Kawasan Pantai Timur Amerika Serikat dihantam bom badai salju raksasa yang mulai terjadi sejak Kamis (4/1/2018).

AFP melaporkan bahwa sudah ada empat orang tewas akibat cuaca buruk tersebut, terutama warga di bagian tenggara Carolina
Utara dan Selatan.

Di wilayah tersebut, jalanan membeku hingga membahayakan pengendara.

Gelombang dingin yang menyerang sebagian besar wilayah AS juga menyebabkan kematian belasan orang sebelumnya.

Ribuan penerbangan dibatalkan, sekolah-sekolah ditutup, salju menumpuk, dan badai salju terus mengarah ke timur laut.

Temperatur udara sangat rendah juga membekukan Air Terjun Niagara.

Salah satu kendaraan melintasi jalanan dengan salju tebal di wilayah Lynn
Salah satu kendaraan melintasi jalanan dengan salju tebal di wilayah Lynn (Reuters via Mail Online)

Dengan salju setinggi 30,5 cm di beberapa bagian di New York dan embusan angin yang kencang, Gubenur New York Andrew Cuomo
memperingatkan warga tetap waspada.

"Suhu dingin diperkirakan terjadi semalaman yang dapat mempersulit keadaan," katanya sambil menambahkan adanya sejumlah
kecelakaan serius.

Angin kencang berembus dengan kecepatan 88,5 km per jam diperkirakan akan terjadi hingga Jumat (5/1/2018) waktu setempat
di Long Island.

Halaman
12
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help