Korban Penusukan di Wirobrajan Mendapat 11 Jahitan

Endro terpaksa harus mendapatkan 11 jahitan di lengan tangan sebelah kiri dan perawatan cukup intensif di Rumah Sakit ludiro Husadatama.

Korban Penusukan di Wirobrajan Mendapat 11 Jahitan
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Tyas menunggui suaminya Endro Suprihatin (32) yang mendapatkan musibah berupa penusukan oleh seorang yang diduga mencuri kotak amal masjid. 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Tatapan Tyas (31) tampak sayu, ditemani anak bungsunya, raut matanya tak lepas menatap sebuah pintu di Rumah Sakit Ludiro Husada Tama.

Bukan tanpa alasan ia menatap lekat pintu darurat tersebut.

Di balik pintu itu suaminya tengah menjalani perawatan medis.

Suami Tyas, Endro Suprihatin (32) pada Jumat (5/1/2018) pagi sekira 09.10 WIB mendapatkan musibah berupa penusukan oleh seorang yang diduga mencuri kotak amal masjid.

Akibatnya, Endro terpaksa harus mendapatkan 11 jahitan di lengan tangan sebelah kiri dan perawatan cukup intensif di Rumah Sakit ludiro Husada tama.

Kepada Tribunjogja.com, Tyas mengaku bingung harus membayar dengan apa biaya rumah sakit suaminya itu.

"Saya lemas, bingung, takut, sedih lihat kondisi suami saya," ujar Tyas, saat tengah menunggui Endro, suaminya, di Rumah Sakit Ludiro Husada Tama, Jumat (5/1/2018) sore.

Diceritakan Tyas, suaminya setiap hari hanya seorang Juru Parkir di Rumah Makan Kadipiro.

Ketika insiden pengajaran pelaku yang diduga mencuri kotak amal, suaminya kala itu hendak menangkap pelaku.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved