Sudah Berusia Ribuan Tahun, Inilah Sejarah dan Bagaimana Cara Kerja Kembang Api

Bagaimana cara kerja kembang api? Dan kapan kembang api pertama kali diciptakan? Inilah sejarah dan cara kerja kembang api

Sudah Berusia Ribuan Tahun, Inilah Sejarah dan Bagaimana Cara Kerja Kembang Api
Tribun Jogja/ Hasan Sakri Ghozali
Sejumlah kembang api dinyalakan di sekitar kawasan Cnadi Prambanan dalam rangka menyambut pergantian tahun yang diabadikan dari Sammbirejo, Prambanan, Sleman,DI Yogyakarta, Senin (1/1/2018). 

Cara kerja kembang api

Bagian terpenting kembang api terdiri atas, kontainer yang terbuat dari kertas digunakan untuk membungkus isi kembang api, stars atau bintang yang biasanya berbentuk bola, silinder atau kubus yang merupakan bagian inti dari kembang api yang meledak dan akan memberikan efek warna-warni. Adapula bursting charge yang merupakan bahan peledak untuk meledakan stars di udara. Serta fuse yang merupakan sumbu yang berfungsi sebagai timer kapan kembang api meledak.

Diagram Cara Kerja Kembang Api
Diagram Cara Kerja Kembang Api (The Verge)

Selain itu, kembang api juga membutuhkan pelontar atau shell yang biasanya dibuat dari pipa besi atau juga gulungan kertas. Di dalam pipa ini terdapat bubuk mesiu dan sejumlah 'stars'. Saat sumbu pelontar dinyalakan, bubuk mesiu akan meledak kemudian melontarkan bola kembang api ke udara.

Ledakan tabung pelontar ini juga otomatis akan membakar sumbu sehingga bisa meledak pada ketinggian tertentu.

Satu buah shell bisa berisi beberapa bola kembang api sekaligus, dengan pola ledakan dan warna yang berbeda-beda.

Untuk menciptakan warna tersebut, maka dibutuhkan sejumlah campuran bahan-bahan kimia. Meliputi ;

1. Putih: Burning Metal Magnesium, Alumunium, Titanium
2. Kuning: Sodium Salts, Sodium Bicarbonate, Sodium Nitrate, Sodium Chloride.
3. Hijau: Barium Salts, Barium Nitrate, Barium Carbonate, Barium Chloride, Barium Chlorate.
4. Jingga: Calsium Salts, Calcium Carbonate, Calsium Chloride, Calsium Sulfate.
5. Merah: Strontium Salts, Strontium Nitrate, Strontium Carbonate, Strontium Sulfate, Strontium Chloride.
6. Ungu: Campuran antara copper (tembaga) dan strontium.
7. Biru: Copper (tembaga) Salt, Copper Chloride, Copper Carbonate, Copper Oxides
8. Perak: Magnesium putih dan Alumunium.

Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved