Bandara Kulonprogo

Selesaikan Persoalan Lahan Bandara NYIA, Hasto Janji Main Lembut

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo menegaskan bahwa proyek pembangunan NYIA harus terus berjalan.

Selesaikan Persoalan Lahan Bandara NYIA, Hasto Janji Main Lembut
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
Alat berat meratakan rumah warga yang telah kosong ditinggal penghuninya saat berlangsung proses pengosongan lahan calon bandara New Yogyakarta International Airport di Glagah, Temon,Kulonprogo, DIY, Senin (4/12/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONROGO - Tahap pembebasan lahan untuk pembangunan bandara baru New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Temon masih menyisakan problema penolakan dari warga terdampak.

Di awal 2018 yang juga digadang sebagai tahun konstruksi fisik proyek nasional itu, Pemerintah Kulonprogo berjanji untuk 'main lembut' dalam upaya percepatan pembangunannya.

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo menegaskan bahwa proyek pembangunan NYIA harus terus berjalan.

Namun, ia memberi rambu-rambu agar prosesnya tetap berjalan tanpa konflik.

Ia meminta semua pihak agar menjaga suasana tetap kondusif dan menghindari kegaduhan maupun kericuhan.

Apalagi, tak dipungkirinya, masih ada sekitar 32 kepala keluarga (KK) yang perlu diselesaikan permasalahannya terkait pembebasan lahan karena masih menolak pindah mengosongkan lahan.

"Masih ada warga yang bersikap 'pokoke', kita akan persuasi lagi. Ya tentu main lembut dan tidak gaduh. Tapi, pembangunan harus tetap berjalan dan tanpa konflik. Banyak yang bisa dikerjakan tanpa harus konflik," jelas Hasto, Senin (1/1/2017).

Disinggung terkait kemungkinan dirinya mendatangi langsung kelompok warga penolak bandara, Hasto tak menjawab secara gamblang.

Ia sesumbar, komunikasi langsung maupun tidak langsung sebetulnya masih intens dilakukannya hanya saja tidak diketahui awak media.

Menurutnya, roadmap solusi atas permasalahan yang ada dalam proses pembebasan lahan sudah cukup jelas.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved