Pedagang Terompet di Yogyakarta Ini Alami Penurunan Penjualan

Sri yang setiap harinya berjualan mainan di Alun-alun Kidul tersebut memang selalu berjualan terompet setiap menjelang tahun baru.

Pedagang Terompet di Yogyakarta Ini Alami Penurunan Penjualan
Tribun Jogja/ Rizki Halim
Sri Haryati bersama dagangan terompetnya yang masih banyak 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rizki Halim

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sri Haryani, seorang pedagang terompet di Yogyakarta harus kecewa pada perayaan tahun baru 2018 kali ini.

Pasalnya, terompet dagangannya mengalami penurunan penjualan pada tahun ini.

"Tahun ini sangat menurun drastis kalau dibadingkan tahun lalu, tahun lalu terompet terjual habis, yang tahun ini masih sisa banyak," ujar Sri saat ditemui, Senin (1/1/2018).

Sri yang setiap harinya berjualan mainan di Alun-alun Kidul tersebut memang selalu berjualan terompet setiap menjelang tahun baru.

"Setiap Desember saya sudah mulai buat sendiri terompet yang kertas, kalau yang terompet plastik dan terompet naga ini kulakan," terang Sri kepada tribunjogja.com.

Diakuinya penjualan tahun ini sangat menurun drastis, bahkan terompet kertas buatannya tidak laku sama sekali saat puncak tahun baru kemarin.

"Yang buatan saya tidak laku sama sekali, kalau yang plastik dan naga cuma laku beberapa," lanjut Sri.

Padahal pada tahun baru sebelumnya, terompet dagangan Sri dapat terjual habis, namun untuk tahun ini terlihat masih banyak terompet dagangannya yang masih menggantung di etalase kayu miliknya.

"Tahun baru kemarin itu bisa habis semua, tapi yang sekarang masih sebanyak ini, bahkan di rumah masih ada lagi," pungkas Sri Haryani. (*)

Penulis: Rizki Halim
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved