Patok Tarif Parkir di Atas Ketentuan, Dua Jukir di XT Square Diringkus Polisi

Keduanya mengaku bahwa memang memberlakukan tarif parkir di atas ketentuan Peraturan Daerah (Perda) tentang perparkiran.

Patok Tarif Parkir di Atas Ketentuan, Dua Jukir di XT Square Diringkus Polisi
dok.polsek Umbulharjo
Dua jukir liar yang diamankan petugas Polsek Umbulharjo terkait menarik tarif tak sesuai Perda, nampak salah seorang jukir sedang dimintai keterangan oleh petugas. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menanggapi info dari sebuah grup media sosial (medsos) di Yogyakarta terkait tarif parkir yang mencapai Rp40 ribu untuk bus besar di XT Square, petugas Polsek Umbulharjo mendatangi lokasi dan mengamankan dua juru parkir (jukir) liar di kawasan tersebut pada Kamis (28/12/2017) sore.

Tim yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Umbulharjo, Kompol Sutikno, berhasil mengamankan Aryanto alias Telek (30) dan Sapto alias Gopal (30).

Keduanya merupakan warga Umbulharjo, Yogyakarta.

Menurut Kapolsek, berbekal dari postingan tersebut pihaknya lantas mendatangi dan meminta keterangan dari kedua orang tersebut.

Alhasil setelah dikorek keterangan oleh petugas keduanya mengaku bahwa memang memberlakukan tarif parkir di atas ketentuan Peraturan Daerah (Perda) tentang perparkiran.

"Dapat info dari medsos kalau tarif parkir bis di XT Square di luar ketetuan. Kami segera menindaklanjutinya dengan mendatangi lokasi. Setelah minta keterangan ternyata kedua jukir itu ngaku kalau menarik tarif parkir tak sesuai ketentuan, dan kami bawa ke Mako untuk dimintai keterangan lebih lanjut," katanya, Jumat (29/12/2017).

Dikatakan Kapolsek, setelah dicocokkan dengan postingan tersebut bahwa Telek memang menarik tarif parkir bis besar senilai Rp40 ribu. Telek juga mengakui bahwa bukti pembayarannya hanya menggunakan kuitansi.

"Dia (Telek), membenarkan kalau telah memberikan kuitansi tanda bukti untuk parkir bus sebesar Rp40 ribu. Dari keterangan kedua orang jukir juga mengatakan bahwa untuk mobil tarifnya Rp10 ribu, bus sedang Rp25 ribu, dan bus besar Rp40 ribu," jelasnya.

Menurut Kapolsek, keduanya dikenai sidang tipiring karena secara jelas telah melanggar pasal 25 ayat 1 Perda Kota Yogyakarta No.18 tahun 2009 tentang penyelenggaraan perparkiran. (*)

Penulis: rid
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved