'Ibu Tolong Kubur Aku' Kata Bocah 4 Tahun yang Tak Kuasa Lagi Melawan Penyakitnya

Dia benar-benar memilih lebih baik meninggal daripada harus lebih lama lagi menahan rasa sakit yang luar biasa itu.

'Ibu Tolong Kubur Aku' Kata Bocah 4 Tahun yang Tak Kuasa Lagi Melawan Penyakitnya
viral4real
Bocah 4 tahun meminta sang ibu menguburkannya karena sudah tak kuat menahan rasa sakit dari penyakit Talasemia yang dideritanya.

 TRIBUNJOGJA.COM - Du Sihan (4) didiagnosa menderita Talasemia, yaitu sebuah kelainan darah yang serius, di mana membuat hemoglobin menjadi bentuk yang tidak normal.

Hemoglobin merupakan protein yang di dalam sel darah merah, berfungsi untuk mengalirkan oksigen ke tubuh dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Karena hemoglobinnya tidak bekerja sebagai mana mestinya, Sihan harus menahan rasa sakit yang luar biasa dan tak tertahankan.

Sihan menjadi cepat lelah saat melakukan apapun, dia beristirahat setiap kali rasa sakitnya hilang.

Bocah 4 tahun meminta sang ibu menguburkannya karena sudah tak kuat menahan rasa sakit dari penyakit Talasemia yang dideritanya.
Bocah 4 tahun meminta sang ibu menguburkannya karena sudah tak kuat menahan rasa sakit dari penyakit Talasemia yang dideritanya. (viral4real)

Suatu ketika, orangtua Sihan sangat terkejut ketika anaknya meminta mereka untuk menguburkannya saja karena dia tidak tahan lagi menghadapi rasa sakit.

"Tolong kuburkan aku, Ibu. Aku tidak tahan lagi menahan rasa sakit ini," kata Sihan pada ibunya setelah seharian menahan rasa sakit di tubuhnya.

Tribunjogja.com melansir dari laman Viral4Real, ibu Sihan tidak menanggapi permintaan anaknya itu dengan serius.

Dia mencoba menenangkan Sihan dengan berkata, "Kau ingin ibu menguburkanmu di mana? Apa kau ingin main petak umpet bersama ayah?"

Bocah 4 tahun meminta sang ibu menguburkannya karena sudah tak kuat menahan rasa sakit dari penyakit Talasemia yang dideritanya.
Bocah 4 tahun meminta sang ibu menguburkannya karena sudah tak kuat menahan rasa sakit dari penyakit Talasemia yang dideritanya. (viral4real)

Namun, Sihan menanggapi candaan ibunya itu dengan serius.

"Aku ingin ibu menguburkanku di tanah," jawabnya.

Halaman
12
Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help