Tingginya Tarif Parkir di Yogya Rupanya Ditentukan dari Karcis yang Dibeli

Karcis parkir dengan nominal tak sesuai itu didapatkannya dari seorang oknum yang berada di wilayah Keraton.

Tingginya Tarif Parkir di Yogya Rupanya Ditentukan dari Karcis yang Dibeli
TRIBUNJOGJA.COM / Pradito Rida
Kasubag Humas Polresta Yogyakarta, AKP Partuti saat menunjukkan bukti berupa uang hasil parkir liar dan beberapa bendel karcis parkir. Nampak keenam jukir liar tengah tertunduk malu. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sembilan juru parkir (jukir) liar diciduk oleh Satreskrim Polresta Yogyakarta baru-baru ini.

Adapun penangkapan tersebut dikarenakan pemberlakukan tarif parkir yang tak sesuai ketentuan Perda mengenai perparkiran, dari tangan jukir liar tersebut petugas menyita berbendel-bendel karcis parkir yang nominalnya diatas ketentuan perda tersebut.

Diketahui pula, bahwa tarif parkir yang diberlakukan jukir liar tersebut sesuai dengan karcis yang didapatkannya dari sesorang.

Seorang jukir liar, Agus Mulhadi (55), warga Taman, Keraton mengatakan bahwa karcis parkir dengan nominal tak sesuai itu didapatkannya dari seorang oknum yang berada di wilayah Keraton.

"Ya harganya kan hanya nurut yang di karcis, kalau karcisnya itu yang beli di wilayah Keraton, yang tau teman saya. Setahu saya beberapa juru parkir belinya disana. Perbendel itu dijual Rp 10 ribu untuk karcis yang isinya parkir motor Rp 3 ribu, parkir mobil Rp 10 ribu, dan parkir ELF Rp 20 ribu," katanya saat ditemui di Polresta Yogyakarta, Kamis (28/12/2017).

Mengenai penghasilannya, Agus menjelaskan jika memasuki musim liburan seperti ini ia mampu meraup ratusan ribu rupiah.

Diakuinya pula bahwa sebetulnya profesi jukir bukanlah profesi utamanya, ia hanya menjadi jukir di saat-saat tertentu saja.

"Penghasilan sehari dari parkir ya tidak mesti, kalau ramai seperti sekarang ya Rp 125-200 ribu. Tapi kalau sepi hanya Rp 100-125, itu saja dibagi tiga," ujarnya.

"Parkir saya di Keraton dan Taman Sari tapi hanya kalau ada event saja, ya musiman gitu karena aslinya saya bukan jukir," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: rid
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved