Mengenal Sosok Marlene Dietrich yang Menjadi Google Doodle Hari Ini

Sosok Marlene Dietrich menjadi google doodle hari ini. Siapa sebenarnya sosok Marlene Dietrich?

Mengenal Sosok Marlene Dietrich yang Menjadi Google Doodle Hari Ini
net
Marlene Dietrich 

TRIBUNJOGJA.COM - Sosok Marlene Dietrich menjadi google doodle hari ini. Siapa sebenarnya sosok Marlene Dietrich?

Ia lahir 27 Desember 1901 dan meninggal 6 Mei 1992 pada umur 90 tahun.

Ia adalah seorang penyanyi dan aktris Amerika-Jerman yang pernah mendapatkan nominasi Academy Award. American Film Institute menyebut Dietrich sebagai salah satu dari Greatest Female Stars of All Time pada peringkat 9.

Popularitas Marlene Dietrich di panggung internasional dimulai sejak muncul sebagai penyanyi kabaret Lola-Lola di film dengan dialog tersinkronisasi pertama buatan Jerman, Der Blaue Angel (1930) dan versi Inggrisnya, The Blue Angel.

Sang aktris kemudian menyeberangi Atlantik tak lama setelah pemutaran perdana film itu.

Ia melanjutkan kerja samanya dengan sutradara Blue Angel, Josef von Sternberg di beberapa film Hollywood yang legendaris. Sebut saja Morocco, Shanghai Express, dan The Devil is a Woman.

Marlene Dietrich lebih dari sekadar perempuan penting dengan suara yang sulit dilupakan.

Ia mengubah gagasan tentang feminitas dengan mengenakan tuksedo dan topi top di sebuah adegan yang ia perankan sebagai penari klub malam di film Morocco.

Selain itu, ia juga mengenakan pakaian sutra pria di luar layar. 

Ia resmi berstatus sebagai warga negara Amerika Serikat pada tahun 1939.

Dietrich mampu memikat tentara Perang Dunia II sebagai penghibur USO dan dianugerahi Medali Kebebasan Amerika Serikat.

Ia juga menerima French Légion d'Honneur untuk apa yang dilakukannya selama masa perang.

Inspirasi bagi drag queen

Google merayakan ulang tahun ke-116 Marlene Dietrich dengan menampilkannya sebagai tema doodle hari ini.

Gambar Marlene Dietrich diilustrasikan oleh seniman Sasha Steinberg yang menampilkan kiprah Dietrich yang menundukkan genderdengan tuksedo dan topi top yang cocok dikenakannya. 

Steinberg juga seorang drag performance, sebuah aktivitas seni yang menampilkan seseorang dengan penampilan yang berlawanan dengan jenis kelaminnya untuk tujuan hiburan dan fashion.

Steinberg tampil dengan nama Sasha Velour menjadi pemenang Drag Ras RuPaul (Season 9). Dietrich merupakan pengaruh terbesarnya dalam menciptakan alter egonya.

"Dia asli liar!" kata Velour. "Terlepas dari tekanan saat itu, dia mengikuti jalannya sendiri, terutama dalam hal politik dan gender. Sebagai seorang drag queen, itu sangat mengilhami saya. Ditambah, dia hanya memiliki kekuatan ini untuknya ... Dia misterius dan kuat di setiap perannya, cemerlang. Itulah yang saya inginkan saat saya melangkah di atas panggung. " (*)
 

Editor: dik
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help