UNY FC Petik Pelajaran Berharga dari Persib Bandung

Yogi Tri Prasetyo, mengaku senang diberi kesempatan untuk menjajal kekuatan tim Liga 1 Persib Bandung.

UNY FC Petik Pelajaran Berharga dari Persib Bandung
Tribun Jogja/ Bramasto Adhy
Pemain Persib Bandung, Febri Haryadi, berusaha lepas dari kepungan pemain Sleman United saat pertandingan uji coba, Selasa (26/12/2017) 

TRIBUNJOGJA.COM - Sempat mengimbangi permainan Persib Bandung di awal babak pertama, UNY FC akhirnya harus mengakui keunggulan tipis Persib Bandung melalui gol tunggal penyerang senior Airlangga Sucipto pada laga ujicoba di Stadion UNY, Selasa (26/12/2017).

Meski kalah tipis, namun pelatih UNY FC, Qoid Naufal mengaku mendapatkan pelajaran berharga saat menghadapi Persib Bandung.

"Jadi sebenarnya ya ada interaksi taktikal, yang secara tidak langsung udah dipersiapkan," ungkap Naufal.

Menurutnya, taktik yang ia gunakan adalah taktik yang biasa digunakan olehnya, sehingga para pemain sudah terbiasa bermain menggunakan taktik tersebut, apalagi para pemain UNY tidak melakukan latihan sebelumnya.

"Pengalaman penting banget, misal dari sisi taktik dan teknis ada, aku sempat analisis Roberto Gomez waktu masih di JDT (Johor Darul Ta'zim-red), ternyata berbeda, mereka main 4-4-2 disini," ungkap Naufal.

Sementara itu dari segi teknis, menurutnya melawan Persib membuat para pemain lebih matang memahami instruksi yang akan diterapkan saat pertandingan.

Sementara itu, penyerang UNY FC, Yogi Tri Prasetyo, mengaku senang diberi kesempatan untuk menjajal kekuatan tim Liga 1 Persib Bandung.

"Kami dari tim UNY bisa mendapatkan pengalaman yang sangat berharga dari Persib. Secara permaianan kami masih jauh ya , terutama di build up dan juga fisik," ungkap Yogi.

Namun Yogi tak bisa bertanding melawan idolanya, Febri Hariyadi pada pertandingan tersebut.

Pasalnya, Febri diturunkan pada pertandingan pertama saat Persib menghadapi Sleman United, sedangkan saat menjamu UNY FC, Roberto Carlos Mario Gomez menurunkan pemain muda dikombinasikan dengan beberapa pemain senior seperti Airlangga Sucipto, Patrich Wanggai, dan juga Hariono. (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved