Bupati Gunungkidul Berharap Tidak Ada Pedagang Menaikkan Harga secara Dadakan

Hal ini bertujuan agar tidak membuat para wisatawan yang datang di Gunungkidul merasa kecewa.

Bupati Gunungkidul Berharap Tidak Ada Pedagang Menaikkan Harga secara Dadakan
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Bupati Gunungkidul, Badingah 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Tris Jumali

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Bupati Gunungkidul, Badingah mengimbau agar para pedagang maupun pengusaha di Gunungkidul saat liburan Natal dan Tahun Baru 2018 nanti tidak menjadikan moment tersebut sebagai aji mumpung.

Hal ini bertujuan agar tidak membuat para wisatawan yang datang di Gunungkidul merasa kecewa.

Diketahui bahwa setiap tahunnya ada saja pedagang yang memanfaatkan liburan panjang akhir tahun sebagai kesempatan menaikkan harga dagangannya.

Oleh karena itu, pembuatan daftar menu dan menyertakan harga dengan jelas bagi para pedagang sangatlah diperlukan.

"Saya minta para pengusaha, pedangang makanan, dan juga restoran membuat daftar menu, dan ada tarifnya, sehingga memberikan kepastian kepada wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul, kalau ada tarifnya itu kan jadi wisatawan bisa mengetahui pasti habis uang yang ia keluarkan berapa," terang Badingah, Rabu (20/12/2017).

Badingah sudah menugaskan Disperindag (Dinas Perdagangan) Gunungkidul untuk mengawasi para pedagang yang nakal.

Baca: TPID Sleman Lakukan Pantauan Harga Kebutuhan Pokok. Begini Hasilnya

Dengan adanya pengawasan tersebut diharapkan dapat menekan jumlah pedagang nakal yang menaikan harga seenaknya.

"Kalau pedagang menaikan harga seenaknya nanti para pengunjung akan kapok dan tidak akan datang ke Gunungkidul lagi. Kita harapkan wisatawan yang datang ke Gunungkidul bisa mendapatkan pelayanan yang terbaik dan ramah," jelasnya.

Selain memberikan harga yang wajar kepada para wisatawan, Badingah juga mengimbau agar para pedagang makanan bisa menjaga kebersihan menu yang mereka sajikan.

Tentunya itu akan menambah daya tarik wisatawan agar kembali berkunjung ke Gunungkidul.

"Kalau pengaduan itu sudah banyak lewat sms, dalam pengawasan itu juga sudah jadi tugas masing-masing OPD," tandasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: trs
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved