Peringati Hari Juang Kartika, Ini Kata Danrem 072/PMK

Memperingati Hari Juang Kartika, Korem 072/PMK tetap berkomitmen dengan perintah pimpinan TNI AD.

Peringati Hari Juang Kartika, Ini Kata Danrem 072/PMK
TRIBUNJOGJA.COM / Tantowi Alwi
Danrem 072/PMK, Brigjen TNI Fajar Setyawan dan Kapenrem, Syamsul Ma'arif saat ditemui awak media, Jumat (15/12/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Tantowi Alwi

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Korem 072 Pamungkas menggelar upacara peringatan Hari Juang Kartika, Jumat (15/12/2017).

Brigjen TNI Fajar Setyawan, Komandan Korem 072 Pamungkas bertindak sebagai inspektur upacara peringatan ke-72 Hari Juang Kartika ini.

Kegiatan peringatan Hari Juang Kartika ini dilaksanakan di Lapangan Saptamarga Yonif 403/PMK.

Memperingati Hari Juang Kartika, Brigjen TNI Fajar Setyawan mengatakan Korem 072/PMK tetap berkomitmen dengan perintah pimpinan TNI AD.

"Kita wajib hukumnya untuk melaksanakan," kata Brigjen TNI Fajar Setyawan.

Sebagai Danrem, dirinya mengatakan harus menjabarkan poin-poin perintah pimpinan TNI AD sebagaimana pelaksanaan tugas TNI AD.

"Korem Yogya harus bisa berjalan sebaik-baiknya tanpa resistensi sekecil apapun, terlebih tadi tegas tidak boleh mencederai rakyat, tentunya Korem Jogja ini jika rakyat menganggap baik tentunya kami menganggap baik," kata Danrem 072/PMK.

Ia menambahkan TNI AD juga harus tegas bila ada prajurit yang berprestasi dan melakukan pelanggaran.

"Prajurit yang baik katakan baik, yang berprestasi kita berikan penghargaan, yang tidak baik harus kita berikan sanksi yang tegas. Sesuai dengan aturan main sanksi tersebut," kata Brigjen TNI Fajar Setyawan.

"Tidak mungkin kita membiarkan bila ada prajurit yang nakal, yang melanggar kita akan berikan sanksi," ujarnya.

Selain itu, Brigjen TNI Fajar Setyawan mengatakan Hari Juang Kartika adalah hari jadinya TNI AD.

"Secara sejarah kejadiannya di Ambarawa, tentunya kita jadikan pemicu semangat dalam mengabdi. Kita akan pecut lagi prajurit untuk memberikan pengabdian yang terbaik. Dan kita hilangkan bentuk-bentuk yang kontraproduktif yang bisa mencederai rakyat dan TNI AD," tuturnya. (*)

Penulis: Tantowi Alwi
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help