Home »

Jawa

Edarkan Sabu-Sabu di Magelang, Agus Terancam Hukuman Mati

Bersama tersangka, petugas menemukan sebanyak 44 paket sabu-sabu siap edar seberat 44,49 gram.

Edarkan Sabu-Sabu di Magelang, Agus Terancam Hukuman Mati
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan saat menunjukkan barang bukti paket sabu yang diedarkan oleh ketiga tersangka pengedar dan pemakai, di Mako Polresta Magelang, Kamis (14/12/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Magelang Kota berhasil membekuk Agus Setyo Arianto (34), pelaku pengedar puluhan paket sabu-sabu siap edar di Kota Magelang, Kamis (7/12/2017) lalu.

Petugas menangkap tersangka di rumahnya sendiri di Kampung Tuguran, Kelurahan Potrobangsan, Kota Magelang.

Bersama tersangka, petugas menemukan sebanyak 44 paket sabu-sabu siap edar seberat 44,49 gram.

 "Kami melakukan penggeledahan rumah dan berhasil menemukan puluhan paket sabu siap edar tersebut, lengkap beserta bong dan timbangan digital yang terletak di ruang tamu di rumah pelaku," ujar Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan, Kamis (14/12/2017) saat jumpa pers.

Sebanyak 44 paket tersebut dipecah menjadi lima bagian dengan berat bervariasi.

Di antaranya 15 paket dengan total berat 18,84 gr, 7 paket total seberat 7,09 gr, 17 paket total berat 9,31 gr, 4 paket total berat 3,83 gr, dan 1 paket seberat 0,36 gr.

Barang bukti lain yang ditemukan yakni timbangan digital, plastik clip kecil, buku catatan, gunting, bolpoin, pipet, alat hisap bong, telepon genggam,untuk digunakan tersangka membuat paket sabu.

"44 paket sabu ini semuanya siap edar, kami perkirakan total harga dari paket sabu-sabu ini sekitar Rp 62,3 juta,” ujarnya.

Kristanto mengatakan, tersangka Agus diketahui sebagai residivis kasus narkoba dan pernah dua kali masuk penjara dan menerima hukuman penjara lima bulan di Lapas Sleman, dan enam bulan kurungan di Magelang.

"Tersangka ini seorang residivis, sudah dua kali ditahan karena kasus yang sama, namun yang bersangkutan tidak kapok, dan mengulangi kesalahannya,” katanya.

Akibat perbuatannya, Agus pun tersangkut pasal UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Pelaku terjerat hukuman penjara seumur hidup hingga hukuman mati.

"Pasal berlapis, 112, 127 juncto 114, terlebih tersangka adalah residivis hukuman berat menanti pelaku," ujarnya.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help