Garuda Indonesia Pacu Bisnis Kargo di Indonesia

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan pertumbuhan kargo sebesar 9,6% menjadi US$170,8 juta sepanjang tahun ini sampai September 2017.

Garuda Indonesia Pacu Bisnis Kargo di Indonesia
TRIBUNJOGJA.COM / Victor Mahrizal
Direktur Kargo PT Garuda Indonesia, Sigit Muhartono 

Dengan bertambahnya outlet CSC tersebut, lanjut Sigit, peluang untuk menggarap pangsa pasar yang lebih besar kian terbuka lebar.

"Apalagi, tren jual beli online dan bisnis e-commerce di Indonesia saat ini tengah meningkat tajam," tuturnya. 

Sigit mengaku optimistis pendapatan kargo Garuda pada 2017 bakal menembus 270,8 juta dolar AS.

Sebab sebelumnya, realisasi pendapatan kargo Garuda pada 2016 sebesar 228 juta dolar AS. 

Adapun, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan pertumbuhan kargo sebesar 9,6% menjadi US$170,8 juta sepanjang tahun ini sampai September 2017.

Garuda Cargo juga sangat ekspansif dalam memperluas jaringan cargo service center (CSC) atau pusat layanan kargo di seluruh Indonesia untuk membuat layanan bukan hanya port to port, melainkan port to door.

Selain itu sejalan dengan program Revenues Management System Enhancement, perusahaan juga berhasil membukukan peningkatan ancillary revenues sebesar 19% menjadi US$53,9 juta dari awal Januari 2017 sampai September 2017.

Pengangkutan kargo Garuda Indonesia juga tercatat naik 8,1% menjadi sebesar 104.700 ton pada kuartal ketiga tahun ini dari sebelumnya 96.900 ton pada periode yang sama, kuartal ketiga tahun yang lalu.

Secara year to date, Garuda Cargo mengangkut sebanyak 342.100 ton sepanjang Januari sampai September tahun ini.

Volume ini naik 9,8% dari periode yang sama Januari-September tahun yang lalu 295.200 ton.(tribunjogja.com)

Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved