Garuda Indonesia Pacu Bisnis Kargo di Indonesia

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan pertumbuhan kargo sebesar 9,6% menjadi US$170,8 juta sepanjang tahun ini sampai September 2017.

Garuda Indonesia Pacu Bisnis Kargo di Indonesia
TRIBUNJOGJA.COM / Victor Mahrizal
Direktur Kargo PT Garuda Indonesia, Sigit Muhartono 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bisnis kargo mengalami pertumbuhan yang siginifikan. Potensi inilah yang coba dimaksimalkan oleh PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA).

Maskapai pelat merah ini ingin menciptakan bisnis kargo yang lebih bersaing.

Direktur Kargo PT Garuda Indonesia Sigit Muhartono mengungkapkan tahun ini bisa menjadi momentum untuk mengembangkan bisnis kargo.

Dia menegaskan tahun ini Garuda akan memaksimalkan kapasitas kargo yang sudnah dimiliki.

Melalui lini usaha kargonya, Garuda menargetkan penambahan sebanyak 25 cargo service center (CSC) selama 2017.

Dia berpendapat kunci utama pada bisnis kargo merupakan bagaimana Garuda berupaya untuk mendekatkan diri dengan costumer.

"Tahun ini, kami tengah berupaya memaksimalkan kapasitas kargo yang ada, sehingga diharapkan rata-rata tingkat keterisian kargo pesawat itu bisa meningkat dari target tahun sebelumnya," kata Sigit di Royal Ambarrukmo, Jumat (8/12/2017).

Dia menambahkan penambahan CSC dilakukan untuk mendukung upaya Garuda memperluas segmen pasar kargo udara nasional.

Hingga akhir 2017, Sigit berharap Garuda bisa melayani pengiriman kargo udara lebih dari 94 CSC di seluruh Indonesia.

Halaman
12
Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved