Kulonprogo Masuk Zona Kuning ORI Terkait Standar Pelayanan Publik, Ini Kata Bupati Hasto

Nilai rerata 74 persen itu dianggap sudah cukup banyak kemajuan dibanding kali pertama penilaian digelar ORI pada 2015.

Kulonprogo Masuk Zona Kuning ORI Terkait Standar Pelayanan Publik, Ini Kata Bupati Hasto
tribunjogja
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) merilis hasil penilaian atas kepatuhan terhadap standar pelayanan publik seluruh tingkatan pemerintah secara nasional.

Kulonprogo termasuk sebagai kabupaten dalam zona kuning dengan peringkat kepatuhan sedang.

Menanggapi hasil penilain tersebut, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengatakan, dirinya sudah menerima langsung rapor penilaian itu dari ORI beberapa waktu lalu.

Secara umum pelayanan publik di Kulonprogo menurut penilaian ORI sudah cukup bagus meski perlu ditingkatkan.

Maka itu, Kulonprogo masih dalam zona kuning dengan rerata nilai 74 persen.

Angka ini dinilai masih bisa diakselerasi dalam waktu tidak lama.

"Hanya saja, memang ada sektor yang masih mendapat nilai rendah menurut ORI. Di antaranya terkait perizinan. Bukan hanya menyangkut soal investasi namun perizinan kevil yang skornya dirasa belum tepat. Tapi kalau pelayanan publik di rumah sakit, ketenagakerjaan, nilainya sudah 90 persen," kata Hasto saat dihubungi Tribunjogja.com, Jumat (8/12/2017).

Ia menyebut, nilai rerata 74 persen itu sudah cukup banyak kemajuan dibanding kali pertama penilaian digelar ORI pada 2015.

Saat itu, rapor Kulonprogo untuk semua sektor layanan berada di zona merah dengan rerata nilai 30 persen.

Ini dipengaruhi antara lain karena belum didapatnya status opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), belum adanya zona bebas korupsi di instansinya, dan lain-lain.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help