TribunJogja/
Home »

Jawa

Tim Gabungan Teruskan Pencarian Dua Korban Hilang di Sungai Progo

Sebanyak 12 perahu juga diterjunkan untuk menyisir di sepanjang lokasi kejadian tenggelam

Tim Gabungan Teruskan Pencarian Dua Korban Hilang di Sungai Progo
tribunjogja/rendika ferri k
Tim gabungan teruskan pencarian dua korban hilang yang hanyut di Sungai Progo, di Dusun Jati, Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Kamis (7/12/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Magelang, SAR Kabupaten Magelang, Basarnas, TNI, Polri dan komunitas relawan meneruskan pencarian terhadap dua korban hilang di Sungai Progo, di Dusun Jati, Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Kamis (7/12/2017).

Dua korban yang masih hilang tersebut yakni Farhan Pratama (11) warga Dusun Kelipan, Desa Kalinegoro, Mertoyudan, Magelang dan Ulum (11) warga Perumahan Kalinegoro, Desa Kalinegoro, Mertoyudan, Magelang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edi Susanto, mengatakan, sebanyak 150 persenonel tim gabungan dikerahkan untuk meneruskan pencarian di hari kedua.

Sebanyak 12 perahu juga diterjunkan untuk menyisir di sepanjang lokasi kejadian tenggelam, di sepanjang alur dari tempat kejadian sampai ke hilir sungai Progo di Kecamatan Mendut.

"Kami teruskan pencarian di hari kedua ini, kami kerahkan tim gabungan yang akan menyisir, di sepanjang wilayah sungai," ujar Edi, Kamis (7/12/2017).

Tim gabungan teruskan pencarian dua korban hilang yang hanyut di Sungai Progo, di Dusun Jati, Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Kamis (7/12/2017).
Tim gabungan teruskan pencarian dua korban hilang yang hanyut di Sungai Progo, di Dusun Jati, Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Kamis (7/12/2017). (tribunjogja/rendika ferri k)

Edi mengatakan, pihaknya juga akan menerjunkan tim penyelaman dengan alat lengkap untuk menyisir dasar lokasi sungai.

Pihaknya menduga, korban masih tersangkut di dasar bebatuan.

"Karakteristik sungai ini dasarannya batuan, diduga korban masih tersangkut di bebatuan di dasar sungai," ujarnya.

Edi mengatakan, pencarian akan dilakukan sampai 24 jam ke depan, dan akan terus dilanjutkan hingga dua korban hilang tersebut diketemukan.

"Kita tunggu sampai 24 jam, biasanya korban muncul di permukaan," ujarnya.

Lanjut Edi, dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mandi di Sungai Progo menyusul cuaca ekstrim yang masih terjadi.

Ia juga meminta kepada para orangtua untuk memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya.

"Orangtua harus memperhatikan, paling tidak membekali anak-anak, harus bagaimana saat ada di sungai," ujarnya. (*)

Penulis: rfk
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help