TribunJogja/
Home »

DIY

» Bantul

Banjir dan Longsor DIY

Susah Payah Menabung 6 Bulan, Uang Persalinan Warga Bantul Ini Ikut Tersapu Banjir

Uang tersebut adalah hasil menyisihkan jatah belanja yang ia terima dari Ngajiono dari laba berjualan pisang.

Susah Payah Menabung 6 Bulan, Uang Persalinan Warga Bantul Ini Ikut Tersapu Banjir
TRIBUNJOGJA.COM / Susilo Wahid
Suprihatin, warga Pengkol, Sriharjo, Imogiri, Bantul menjemur buku-buku milik anaknya yang basah terkena banjir, Kamis (7/12/2017). 

Saat banjir, Ngajiono berada di rumah. Selasa (28/11/2017) siang pria yang sehari-hari menjadi pengepul pisang dari wilayah Bantul ini sempat bergurau dengan rekannya bahwa air tidak akan sampai masuk rumah.Ia kaget karena hanya beberapa menit setelahnya air benar-benar masuk rumahnya.

Kala itu Ngajiono berpikir cepat.

Ia mengungsikan tiga ekor sapi titipan.

Lalu mengambil simpanan gabah di dapur rumah.

Tak lupa, kasur dan beberapa pakaian ia letakkan di atas lemari.

Sementara anggota keluarga ia ajak pergi ke tempat yang lebih aman sembari ia membawa surat penting.

Sayangnya, ketinggian air seperti di luar prediksi Ngajiono.

Ia tak mengira ketinggian air sampai hampir atap teras rumah.

"Baju basah, isi lemari termasuk buku milik anak saya semuanya basah, perabot dapur juga hanyut sekarang entah dimana, tembok belakang rumah juga jebol," katanya.

Yang tak kalah menyesakkan, ternyata ada sejumlah uang yang sengaja diletakkan di bawah kasur oleh sang istri.

Halaman
123
Penulis: sus
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help