TribunJogja/

SMAN 8 Yogyakarta Tanamkan Kejujuran Melalui Gerakan Pita Biru Selama PAS

Mereka yang memakai pita biru ini telah berkomitmen untuk tidak mencontek saat mengikuti PAS.

SMAN 8 Yogyakarta Tanamkan Kejujuran Melalui Gerakan Pita Biru Selama PAS
tribunjogja/noristera pawestri
SMAN 8 Yogyakarta tanamkan kejujuran dengan gerakan pita biru selama kegiatan Penilaian Akhir Semester (PAS) berlangsung. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - SMAN 8 Yogyakarta tanamkan kejujuran dengan gerakan pita biru selama kegiatan Penilaian Akhir Semester (PAS) berlangsung.

PAS berlangsung sejak 29 November lalu hingga hari ini, Kamis (7/12/2017).

Guru Kesiswaan SMAN 8 Yogyakarta Suwinarni mengatakan, ada sebanyak 300 pita yang disediakan dan pita ini bersifat suka rela.

"Pita biru istilahnya voluntary atau tidak wajib. Ini diprogramkan memang suka rela dan mereka sportif dan berani untuk jujur tidak nyontek," tuturnya ketika ditemui Kamis (7/12/2017).

Mereka yang memakai pita biru ini telah berkomitmen untuk tidak mencontek saat mengikuti PAS dan saling mengingatkan teman yang berlaku curang dengan berdehem "ehem".

Adanya gerakan pita biru ini untuk membangun integritas siswa agar berlaku jujur.

"Dihari pertama ujian itu 300 pita habis," ujarnya.

Ia menambahkan, gerakan pita biru ini merupakan inisiatif dari siswa siswi SMAN 8 Yogyakarta. (*)

"Jadi ini inisiatif anak-anak. Mereka mengusulkan ke sekolah, sekolah oke. Nah yang buat banner, pita ini ya siswa sendiri," jelas Suwinarni.

Dirinya mengatakan ini merupakan pertama kalinya ada gerakan pita biru di SMAN 8 Yogyakarta.

Kedepan, gerakan pita biru ini akan terus dipakai karena memiliki dampak yang baik untik pembentukan karakter.

"Diharapkan peningkatan seluruh siswa mengambil pita biru semua untuk berlaku jujur dan jumlah pitanya akan ditambah lagi," imbuhnya.

Selain pita kejujuran, SMAN 8 Yogyakarta memang memiliki program untuk meningkatkan kejujuran warga sekolah, seperti kantin kejujuran yang sudah lama berjalan. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help