TribunJogja/

Polres Kulonprogo Waspadai Klitih dan Gangguan Kamtibmas

Aksi premanisme menjadi sasaran utama giat cipta kondisi menjelang digelarnya Operasi Lilin 2017 menyambut Natal dan Tahun Baru.

Polres Kulonprogo Waspadai Klitih dan Gangguan Kamtibmas
internet
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Aksi klitih dan premanisme menjadi satu hal yang diantisipasi Kepolisian Resor Kulonprogo menyambut masa Operasi Lilin perayaan Natal dan Tahun Baru.

Kepala Polres Kulonprogo, AKBP Irfan Rifai mengatakan, sesuai instruksi Kapolri dan Kapolda DIY, aksi premanisme menjadi sasaran utama giat cipta kondisi menjelang digelarnya Operasi Lilin 2017 menyambut Natal dan Tahun Baru.

Hal ini untuk menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

"Premanisme kaitannya dengan begal dan krimialitas lain. Tapi, kalau di sini kan cenderungnya muncul klitih. Ini yang kita antisipasi," kata Irfan, Kamis (7/12/2017).

Pihaknya menilai aksi premanisme, begal, dan klitih di Kulonprogo relatif tidak terlalu signifikan terjadi.

Namun begitu, kondisi itu tidak lantas membuat kepolisian lengah.

Kegiatan konkrit akan dilakukan untuk mencegah gangguan kamtibmas.

Setelah melaksanakan patroli gabungan bersama wilayah lain, pihaknya juga akan menggalakkan patroli rutin.

Misalnya, dengan patroli sambang ke tempat-tempat umum seperti terminal dan stasiun.

Ini juga dilakukan untuk mengantisipasi munculnya aksi teror jelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Untuk persiapan Operasi Lilin, kami akan koordinasikan dengan Kepala Bagian Operasi," kata Irfan.

Terkait risiko pencopotan dari jabatan sebagaimana disebut Kapolri bila masih terjadi premanisme, Irfan menilainya sebagai sikap tegas pimpinan.

"Dengan atau tanpa pernyataan seperti itu dari Kapolri pun kita harus melaksanakan sebaiknya. Perintah pimpinan harus kita laksanakan sebaiknya,"kata Irfan.(*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help