TribunJogja/
Home »

Jawa

Atasi Perilaku BABS, Pemkot Magelang Buat IPAL Komunal

Pemkot Magelang berkomitmen agar tahun 2018 Kota Magelang sudah nol persen sanitasi tidak layak.

Atasi Perilaku BABS, Pemkot Magelang Buat IPAL Komunal
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
kegiatan konsultasi publik dokumen pemutakhiran Strategi Sanitasi Kota (SSK) 2017-2022 Kota Magelang, di Aula Bappeda, Kamis (7/12/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Kota Magelang ternyata masih jamak terjadi.

Banyak keluarga juga belum memiliki sanitasi yang layak.

Pemkot Magelang pun berupaya menangani perilaku BABS dan memperbaiki sanitasi seluruh keluarga di Kota Magelang.

Kepala Bidang Ekonomi Prasarana Wilayah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Ekpraswil Bappeda) Kota Magelang, Iwan Triteny Setyadi, mengakui, jika masih banyak warga Kota Magelang yang berperilaku BABS dan belum memiliki sanitasi yang layak.

Pihaknya pun melakukan berbagai upaya untuk menangani masalah-masalah tersebut.

Satu upaya konkret yang sudah dilakukan oleh Pemkot Magelang adalah dengan membangun Instalasi pengolahan air limbah (IPAL) Komunal atau septic tank bersama di sejumlah titik lokasi di Kota Magelang.

"Warga bisa memiliki toilet di rumah masing-masing kemudian pembuangan dilakukan di Ipal Komunal, dengan begitu tidak ada lagi perilaku BABS," jelas Iwan, di sela kegiatan konsultasi publik dokumen pemutakhiran Strategi Sanitasi Kota (SSK) 2017-2022 Kota Magelang, di Aula Bappeda, Kamis (7/12/2017).

Iwan mengatakan, dalam penanganan masalah tersebut, banyak kendala yang dihadapi oleh Pemkot Magelang.

Mulai dari ketidakmampuan warga membangun septic tank sendiri.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help