TribunJogja/

Ada 504 Perlintasan Sebidang di Wilayah DAOPS VI

Perlintasan-perlintasan sebidang itu akan ditutup demi keamanan perjalanan kereta api dan keselamatan pengguna jalan maupun pengguna jasa kereta api.

Ada 504 Perlintasan Sebidang di Wilayah DAOPS VI
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Perlintasan sebidang di Ngeseng, Sentolo, resmi ditutup total, Kamis (7/12/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - PT Kereta Api Daerah Operasional VI mencatat ada 504 perlintasan sebidang di wilayahnya.

Sepertiganya merupakan perlintasan tanpa penjaga sehingga sangat rawan terjadi kecelakaan.

Manajer Hubungan Masyarakat PT KAI Daops VI, Eko Budiyanto mengatakan, perlintasan-perlintasan sebidang itu akan ditutup demi keamanan perjalanan kereta api dan keselamatan pengguna jalan maupun pengguna jasa kereta api.

Di antaranya untuk mengantisipasi tidak ada masyarakat yang masuk ke areal jalur kereta api karena berpotensi bahaya.

"Di Bagelen (Purworejo) belum lama ini ada remaja berswafoto di pinggir rel. Saat kereta amelintas, ia terhempas angin dari laju kereta sehingga terpelanting dan terluka," kata Eko di sela penutupan perlintasan sebidang di Ngelo, Sentolo, Kamis (7/12/2017).

Maka itu, pihaknya sebagai operator jasa transportasi kereta api mendukung penuh langkah Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan untuk menutup lintasan-lintasan sebidang yang ada di sepanjang jalur kereta.

Hal ini semata untuk keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. 

Kapolsek Sentolo, AKBP Sudaryoto menyebut di sekitar perlintasan Ngeseng itu kerap terjadi kecelakaan.

Kerawanan ini terjadi karena kerap terjadi penumpukan kendaraan di persimpangan jalan nasional Yogya-Wates menuju Kaliagung melalui perlintasan itu saat kereta lewat.

Terutama pada masa hari raya atau libur panjang.

"Saat palang pintu ditutup, antrian kendaraan jadi memanjang dan ini berbahaya," kata dia.

Seorang pengguna jalan, Asih Rukmini menyayangkan penutupan perlintasan tersebut karena ia harus memutar lebih jauh untuk pulang ke rumah.

Menurutnya, lebih baik penutupan dilakukan dari arus searah, semisal untuk arus dari arah Yogya menuju Kaliagung.(*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help