TribunJogja/

Wanita Ini Bayar RP 5,5 Juta untuk Dapatkan SIM dengan Ujian Mengemudi 22 Jam

SIM itu bisa diperoleh setelah menyelesaikan 22 jam pelajaran mengemudi dan lulus tes kecakapan di jalan.

Wanita Ini Bayar RP 5,5 Juta untuk Dapatkan SIM dengan Ujian Mengemudi 22 Jam
internet
Ilustrasi mengemudi

TRIBUNJOGJA.COM - Jelang penerbitan aturan yang mengizinkanperempuan di Arab Saudi menyetir sendiri, permintaan akan lisensi mengemudi ( SIM) meningkat.

Harian Al Watan, seperti dikutip Arab News Rabu (6/12/2017), permintaan SIM paling banyak terjadi tiga negara; Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Yordania.

Total, tiga negara itu mengeluarkan 7.550 SIM dengan biaya yang dihabiskan para perempuan Saudi mencapai 11,6 juta riyal Saudi, atau setara Rp 41,8 miliar.

Artinya, untuk mendapatkan lisensi itu, seorang perempuan Saudi harus merogoh kocek hingga 1.540 riyal Saudi, atau Rp 5,5 juta.

SIM itu bisa diperoleh setelah menyelesaikan 22 jam pelajaran mengemudi dan lulus tes kecakapan di jalan.

Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud (IMSIU) di Riyadh menggelar forum pertama tentang mengemudi bagi perempuan.

Forum ini bakal memberikan praktik kepada para perempuan agar meningkatkan kesadaran mereka untuk lebih berani menyetir kendaraan sendiri.

Jurubicara IMSIU, Ahmed al-Rakban berkata, melalui kegiatan forum ini, universitas sangat mengapresiasi para perempuan yang berniat menyetir sendiri setelah aturan itu diberlakukan Juni 2018.

"Kami bekerja sama dengan Departemen Lalu Lintas Umum untuk menyalurkan ilmu tentang berkendara yang aman. Forum ini juga dihadiri insinyur dan pakar lalu lintas," kata Rakban.

Adapun untuk mendapatkan SIM di Saudi, terdapat beberapa syarat sebagai berikut:

 1. Berusia minimal 18 tahun bagi pengemudi kendaraan pribadi, dan 20 tahun bagi pengemudi kendaraan umum.
 

2. Tidak mengonsumsi narkoba

3. Sehat jasmani dan rohani

4. Lulus tes mengemudi
 

5. Membayar biaya pembuatan SIM

6. Bagi warga non-Saudi, harus mempunyai izin tinggal resmi dari kerajaan

Editor: ribut raharjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help