TribunJogja/

Kampanyekan Hal Ini, 2 Dosen UGM Diundang Hadiri Penyerahan Nobel Perdamaian di Norwegia

Lantaran kampanye larangan senjata nuklir demi kemanusian itu, ICAN pada 6 Oktober 2017 dianugerahi penghargaan nobel perdamaian 2017.

Kampanyekan Hal Ini, 2 Dosen UGM Diundang Hadiri Penyerahan Nobel Perdamaian di Norwegia
tribunjogja/ahmad syarifudin
Muhadi Sugiono dan Yunizar Adiputera, Dua Dosen UGM yang diundang untuk menghadiri penyerahan nobel perdamaian 2017 di Oslo, Norwegia. 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Dua Dosen Universitas Gajah Mada (UGM) Departemen Ilmu Hubungan International, Muhadi Sugiono dan Yunizar Adiputera mendapat kehormatan untuk menghadiri upacara penyerahan hadiah nobel perdamaian 2017 di Oslo, Norwegia.

Keduanya diundang mewakili Institute of International Studies selaku rekan resmi International Campaign to Abolish Nuclear Weapons (ICAN) yang telah aktif mengkamoanyekan pemusnahan senjata nuklir sejak tahun 2013.

Keduanya akan diundang menghadiri penyerahan nobel tersebut pada 10 Desember 2017.

Dikatakan Muhadi, Upaya pelucutan senjata sebenarnya sudah dilakukan lebih dari 72 tahun sejak Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) melakukan pelucutan senjata penghancur massal dekade tahun 46-an.

Namun demikian, cita-cita PBB untuk menghapus senjata nuklir sampai sekarang tak bisa berjalan.

"Negara-negara pemilik senjata nuklir yang juga merupakan pentolan PBB, saling mengimbangi. Spirit mereka sama untuk mengurangi atau menyaingi. Tidak benar-benar menghapuskan senjata nuklir, " ujar Muhadi Sugiono saat bertemu awak media, di ruang sidang Fakultas Hubungan International, Rabu (06/12/2017)

Padahal, senjata nuklir merupakan ancaman terbesar kemanusian. Dampak kerusakannya sangat luar biasa bagi keberlangsung hidup manusia.

Negara-negara pemilik senjata nuklir, dijelaskan Muhadi menggunakan senjata tersebut untuk menakuti antar negara.

Negara pemilik senjata nuklir selalu memposisikan sebagai pihak yang memilki nilai tawar lebih, untuk menekan dan menentukan tentang kesepakatan.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help