TribunJogja/
Home »

DIY

» Bantul

Karakter Pra-Letusan Merapi Telah Berubah

Fakta tidak adanya titik api diam dan pembentukan kubah lava baru pada 2010 ini fenomena baru.

Karakter Pra-Letusan Merapi Telah Berubah
@bpptkg
kawah merapi_1805_2 

Fakta ini menurutnya memberi tambahan pengetahuan harus ada intrepretasi-intrepretasi baru tentang gejala letusan Merapi di masa datang

"Tentu data empirik jadi acuan kita," tambah Agus Budi.

Suasana di ruang monitoring Merapi di kantor BPPTKG Yogyakarta, Rabu (6/12/2017)
Suasana di ruang monitoring Merapi di kantor BPPTKG Yogyakarta, Rabu (6/12/2017) (TRIBUNJOGJA.COM / Setya Krisna Sumarga)

Agus Budi yang saat erupsi 2010 masih staf di Seksi Merapi BPPTKG kemudian membeberkan kronologi dan masa-masa kritis ketika Kepala BPPTKG Drs Subandriyo dan Kepala PVMBG Dr Surono memutuskan tahap demi tahap status aktivitas Merapi.

Fase paling kritis terjadi pada 25 Oktober 2010, saat status Merapi akhirnya ditetapkan jadi Awas, tanpa didahului kemunculan dua indikasi manifestasi permukaan.

Sehari kemudian gunung itu meletus hebat.

Baca: Hujan Disertai Angin Kencang Melanda PGM Selo Merapi, Suhu Puncak Merapi Mencapai 12,3 Celcius

Drs Subandriyo MSi, mantan Kepala BPPTKG saat Merapi meletus eksplosif 2010 membenarkan ada situasi di masa-masa genting itu, dan pada akhirnya keputusan yang diambil sangat tepat.

Meski demikian, kesiapan dan peringatan dini yang diberikan BPPTKG pada waktu itu masih saja meninggalkan beban moral karena tetap jatuh korban jiwa cukup banyak.

Salah seorang di antara korban adalah Mbah Marijan, tokoh panutan di Kinahrejo sekaligus abdi dalem Keraton Yogyakarta dan juru kunci Merapi.

"Masih jatuhnya korban ini jelas beban moral bencana. Kita punya cukup waktu menyelamatkan, tapi barangkali pendekatan yang dilakukan tidak cukup," kata Subandriyo yang juga ikut hadir sebagai peserta pada diskusi ini.

Dua pembicara lain dari EOS dan Prancis lebih banyak memaparkan hal sangat teknis, terutama terkait pemanfaatan data base untuk keperluan pemantauan aktivitas gunung berapi di dunia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: xna
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help