TribunJogja/
Home »

DIY

» Bantul

Banjir dan Longsor DIY

Rela Tanggalkan Jabatan Sesaat, Kapolres Bantul Ikut Evakuasi Korban Banjir

Seperti tak ingin hanya cuma sekedar memberi instruksi, Imam sendiri juga langsung turun ke lokasi terdampak bencana.

Rela Tanggalkan Jabatan Sesaat, Kapolres Bantul Ikut Evakuasi Korban Banjir
TRIBUNJOGJA.com / Susilo Wahid
Kapolres Bantul, AKBP Imam Kabut Sariadi 

TRIBUNJOGJA.COM - Bencana banjir, tanah longsor dan angin kencang yang melanda wilayah Bantul membuat banyak pihak dituntut untuk saling peduli dengan sesama.

Untuk sesaat, background dan jabatan mereka ditanggalkan.

Berganti dengan status relawan yang membantu tanpa berharap imbalan.

Kapolres Bantul, AKBP Imam Kabut Sariadi menjadi seorang orang yang terlibat dalam proses penanganan bencana banjir dan tanah longsor kemarin.

Tentu saja, jabatannya sebagai kepala kepolisian tertinggi di wilayah Bantul membuatnya harus bertanggung jawab membantu masyarakat.

Instruksi kepada seluruh anggota untuk siaga dan mengoptimalkan sumber daya yang ada melalui Babinkamtibmas langsung dikeluarkan oleh Imam pasca bencana.

"Jadi koordinasi langsung cepat, anggota yang bersiaga harus siap turun langsung ke lokasi untuk membantu warga," kata Imam.

Seperti tak ingin hanya cuma sekedar memberi instruksi, Imam sendiri juga langsung turun ke lokasi terdampak bencana.

Termasuk saat hari pertama bencana, ia ikut mengevakuasi warga yang terisolir karena tingginya permukaan air yang mencapai dua meter lebih.

Imam sempat turun di beberapa titik termasuk di daerah SMP 2 Imogiri yang memang menjadi lokasi terdampak banjir cukup parah.

Halaman
12
Penulis: sus
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help