TribunJogja/

Banjir dan Longsor DIY

Pemkot Yogya Perbaiki 14 Talud Rusak Pasca Hujan Deras

Sebanyak 14 titik yang akan ditangani oleh Pemkot Yogyakarta membutuhkan dana sekitar Rp3,4 miliar.

Pemkot Yogya Perbaiki 14 Talud Rusak Pasca Hujan Deras
Ist
Talud Kali Code longsor. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemkot Yogyakarta akan memperbaiki talud yang mengalami longosor maupun kerusakan pasca hujan deras dampak siklon tropis cempaka beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Yogyakarta, Aki Lukman mengatakan, pihaknya akan memperbaiki 14 dari 20 titik talud pemukiman dan infraktruktur lainnya yang mengalami kerusakan.

Sisanya, Pemkot Yogyakarta mengusulkan agar dibantu perbaikan oleh Pemda DIY dan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu-Opak (BBWSSO).

"Kelima titik yang diusulkan agar ditangani oleh Pemda DIY adalah di Jlagran, di Tegalpanggung, di belakang SD Karangmulyo Kotagede, di Jetisharjo, dan satu titik di Sungai Winongo. Sedang titik untuk BBWSSO berada di Tegalrejo yang belokasi pada tebing sungai" ujar Aki.

Menurut Aki, kerusakan di kelima titik tersebut cukup besar dan membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Ia mencontohkan, kerusakan talud di belakang SD Karangmulyo Kotagede sepanjang 40 meter dengan tinggi sekitar 10 meter.

Ia menjelaskan, bila seluruh kerusakan tersebut harus ditangani oleh Pemkot Yogyakarta, maka dibutuhkan dana sekitar Rp8 miliar.

Sedangkan untuk 14 titik yang akan ditangani oleh Pemkot Yogyakarta membutuhkan dana sekitar Rp3,4 miliar.

Selain itu, pihaknya tidak dapat melakukan perbaikan secara permanen pada tahun ini karena tahun anggaran sudah akan berakhir dan tidak ada lagi dana yang bisa digunakan.

"Anggaran 2018 juga sudah ditetapkan. Oleh karena itu, perlu ada revisi atau penggeseran penggunaan dana terlebih dulu baru dilakukan perencanaan dan lelang pekerjaan. Kami belum dapat memastikan waktu perbaikannya tapi amun tetap diupayakan secepatnya," tuturnya.

Sementara itu, masa tanggap darurat siklon tropis Cempaka di Kota Yogyakarta akan berakhir pada hari ini, Selasa (5/12/2017).

Seluruh data kerusakan akan disampaikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta. (*)

Penulis: gil
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help