TribunJogja/
Home »

DIY

» Bantul

Banjir dan Longsor DIY

Komisi V DPR RI Upayakan Pemulihan Pasca Bencana Bantul Secepatnya

Ketersediaan dana akan diupayakan sumber dana berasal dari APBN, Dana Alokasi Umum (DAU) atau bahkan melalui anggaran Cipta Karya.

Komisi V DPR RI Upayakan Pemulihan Pasca Bencana Bantul Secepatnya
TRIBUNJOGJA.com / Susilo Wahid
Proses penyaluran logistik bantuan dari Komisi V DPR RI dan Kementrian Perhubungan RI kepada korban bencana banjir dan tanah longsor di Balai Desa Sriharjo, Imogiri, Bantul, Selasa (5/12/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Rombongan anggota Komisi V DPR RI, Kementrian Perhubungan RI dan mitra pemerintahan pusat datang ke posko bencana di Balai Desa Sriharjo, Imogiri, Bantul, Selasa (5/12/2017).

Selain memberi bantuan, mereka memastikan kinerja penanganan bencana.

Ketua Komisi V DPR RI, Fary Djemy Francis didampingi beberapa anggota DPR RI Komisi V Dapil DIY termasuk Idham Samawi mengatakan bahwa kedatangan rombongan komisi V ke Bantul ingin memastikan kinerja mitra dalam penanganan bencana sekaligus memberi bantuan logistik.

"Jadi kita ingin memetakan daerah mana saja yang memang membutuhkan suport berupa bantuan logistik sampai perbaikan infrastruktur agar tepat sasaran," kata Fary.

Dalam kedatangan Fary dan anggota Komisi V DPR RI lainnya ia juga mendapat pemaparan dari BPBD Bantul.

Menurut Fary, DPR RI akan mendorong supaya pemulihan kondisi warga pasca bencana cepat terlaksana.

Bicara soal ketersediaan dana, akan diupayakan sumber dana berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), Dana Alokasi Umum (DAU) atau bahkan melalui anggaran Cipta Karya.

Setidaknya sampai tahun 2018 nanti proses pemulihan infrastruktur warga terdampak bencana di Bantul dan beberapa wilayah di tanah air akan bisa terealisasi.

"Sejauh ini kita yakin kalau 2018 semua sudah kembali normal, tapi akan selalu kita upayakan secepat mungkin," katanya. (*)

Penulis: sus
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help