TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Banjir dan Longsor DIY

Dibanding Relokasi, Rekontruksi Dinilai Jadi Solusi Tepat bagi Korban Longsor Sleman

Sebelumnya, Pemkab Sleman akan merelokasi 10 Kepala Keluarga (KK) yang berada di Sengir, Sumberharjo, Prambanan, Sleman.

Dibanding Relokasi, Rekontruksi Dinilai Jadi Solusi Tepat bagi Korban Longsor Sleman
TRIBUNJOGJA.COM / Arfiansyah Panji
Beberapa rumah di Padukuhan Sengir, Desa Sumberharjo, Prambanan rusak setelah dilanda longsor, beberapa hari lalu. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Jio (41), Ketua RW 26 Padukuhan Sengir, Desa Sumberharjo, Prambanan, Sleman menjelaskan rekontruksi rumah jauh lebih bijak dibanding dengan relokasi.

Terutama bagi keluarga Murdiyono yang sudah berusia sepuh.

"Tanah milik saudara sudah ada (bagi Murdiyono). Kalau ada rekontruksi bisa letakkan di situ karena orang sudah lanjut usia, sebagian mata pencaharian dekat di sini. Berkebun dan berternak mau jalan sudah kuwalahan kalau tinggalnya jauh," jelas Jio di rumahnya, Senin (4/12/2017).

Lanjutnya, tanah tersebut saat ini sudah dibangun hunian sementara (Huntara) oleh warga sekitar.

Warga membangun dengan sisa-sisa reruntuhan yang masih bisa digunakan membangun.

"Tanah sudah ada lebih dekat dan aman. Kalau relokasi terlalu jauh kasihan. Rumah yang ada kayunya itu untuk rumah darurat yang dibikin" tuturnya.

Lanjut Jio, selain jarak yang dikhawatirkan jauh, ia merasa kasihan jika Murdiyono harus beradaptasi lagi dengan lingkungan yang baru.

"(Takut) menekan batinnya, apalagi udah sepuh," jelasnya.

Saat ini, Jio pun menampung tujuh orang pengungsi di rumahnya, di antaranya Murdiyono beserta suami, empat anaknya, dan ibu Murdiyono yang sudah sepuh.

Sebelumnya, Bupati Sleman, Sri Purnomo menjelaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman akan merelokasi 10 Kepala Keluarga (KK) yang berada di Sengir, Sumberharjo, Prambanan, Sleman.

Diketahui, ke-10 KK tersebut berada dilokasi yang sangat rawan longsor.

"Nanti di musyawarahkan dengan kepala desa. Sumberharjo punya lahan kas desa banyak sekali untuk merelokasi 10 KK nggak sulit, yang penting masyarakat mau," jelas Sri Purnomo, Kamis (30/11/2017) lalu.

Sri Purnomo pun menjelaskan bahwa masyarakat yang berada di wilayah tersebut sudah menyatakan kesediaannya untuk direlokasi.

"Di Sengir menyatakan diri siap direlokasi ada 10 KK yang dulu tepatnya ketika ada bencana gempa bumi 2006 itu di atasnya Rumah Dome ada yang ambles turun. Itu di atasnya ada tiga rumah dan diatasnya lagi ada rumah yang kandangnya kena longsoran dan sapinya mati kemarin," terangnya. (*)

Penulis: app
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help