TribunJogja/

Apakah Trump Bakal Akui Yerusalem sebagai Ibukota Israel?

Para pemimpin Palestina terus melobi untuk melawan pengakuan itu, karena dapat memicu kemarahan negara Arab.

Apakah Trump Bakal Akui Yerusalem sebagai Ibukota Israel?
REUTERS/Christopher Aluka Berry
Donald Trump 

TRIBUNJOGJA.COM, WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan semakin dekat untuk memberi keputusan mengenai pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Dilansir Kompas.com dari AFP, Senin (4/12/2017), para pemimpin Palestina terus melobi untuk melawan pengakuan itu, karena dapat memicu kemarahan negara Arab.

Menantu Trump sekaligus utusan AS untuk perdamaian Timur Tengah, Jared Kushner, menuturkan presiden As akan melihat banyak fakta sebelum memberikan keputusan yang tepat.

"Presiden akan membuat keputusannya," katanya, di depan Forum Saban.

"Dia masih melihat fakta-fakta yang berbeda, sehingga ketika membuat keputusannya, dia melakukannya di saat yang tepat," tambahnya.

Baca: Begini Jadinya Jika Trump dan Kim Jong Un Saling Ledek

Pada Senin (4/12/2017) waktu setempat, Trump harus memutuskan apakah akan menandatangani penundaan rencana untuk memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem selama enam bulan berikutnya lagi.

Namun, menurut keterangan diplomat dan pengamat, Trump juga diperkirakan akan mengumumkan dukungan klaim Israel atas Yerusalem sebagai ibukota, pada Rabu (6/12/2017) waktu setempat.

Keputusan Trump kemungkinan akan memancing kegeraman di kalangan warga Palestina dan negara Arab, sehingga menghambat usaha Kushner untuk memperbaiki proses perdamaian Israel-Palestina.

Dalam forum itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menekankan ancaman Iran yang dia bandingkan dengan Nazi Jerman yang telah membunuh orang Yahudi.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help