TribunJogja/
Home »

DIY

» Bantul

Banjir dan Longsor DIY

BPBD Bantul Mulai Fokus Pembenahan Lingkungan Pasca Bencana

Pembenahan lingkungan kali ini lebih menitik beratkan pada upaya mengembalikan kondisi infrastruktur dan fasilitas umum.

BPBD Bantul Mulai Fokus Pembenahan Lingkungan Pasca Bencana
TRIBUNJOGJA.COM / Susilo Wahid
Petugas PLN sedang memperbaiki instalasi listrik di Kampung Kedungmiri, Sriharjo, Bantul, Sabtu (2/12/2017) sore. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mulai fokus melakukan pembenahan lingkungan yang terkena dampak bencana banjir dan tanah longsor awal pekan lalu.

Ini dilakukan, agar kondisi masyarakat Bantul kembali pulih dan beraktifitas seperti sedia kala.

Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Dwi Daryanto mengatakan, pihaknya sudah menggerakkan seluruh anggota untuk ikut serta dalam upaya pembenahan lingkungan pasca gempa.

"Sudah kita sebar sejak hari pertama bencana, sekarang terus berlanjut," kata Dwi, Sabtu (2/12/2017).

Ditambahkan, Dwi proses pembenahan lingkungan kali ini lebih menitik beratkan pada upaya mengembalikan kondisi infrastruktur dan fasilitas umum.

Misalnya, perbaikan jembatan ambrol, jalan kampung yang patah, atau pembersihan sumur tercemar dengan cara menyedot air.

Dan tak kalah penting adalah upaya pembersihan jalan agar akses warga kembali normal.

Seperti diketahui, beberapa ruas jalan di sejumlah kecamatan di Bantul masih terganggu karena jalan yang rusak atau tertimpa pohon dan tumpukan tanah luapan banjir yang menutup jalan.

Sementara untuk kebutuhan dasar warga seperti logistik berupa bahan makanan dan minuman menurut Dwi sudah cukup memadai di semua wilayah terdampak banjir.

"Logistik bisa dikatakan sudah aman, sekarang kita lanjutkan pembenahan lingkungan," kata Dwi.

Sementara untuk fasilitas listrik, BPBD akan berkoordinasi dengan PLN untuk mengupayakan agar jaringan menuju lokasi yang sempat padam kembali menyala.

Kondisi lokasi harus aman terlebih dahulu karena perbaikan instalasi justru akan membahayakan jika belum aman.

Dwi masih belum bisa memastikan upaya pembenahan lingkungan ini akan selesai.

Perkiraannya bisa lebih dari tujuh hari ke depan karena banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan.

Meski demikian Dwi optimis bisa segera tuntas asal semua elemen bisa bersinergi. (*)

Penulis: sus
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help