TribunJogja/

Pedasnya Ayam Betutu Khas Bali Bikin Lidah Bergoyang

Ayam Betutu khas Bali. Hotel Pandanaran Prawirotaman Yogyakarta. Di sajikan dengan daun singkong dan sambal mentah. Cocok lidah pecinta pedas.

Pedasnya Ayam Betutu Khas Bali Bikin Lidah Bergoyang
Menu Ayam Betutu khas Bali di Hotel Pandanaran Prawirotaman Yogyakarta 

Laporan Reporter Tribunjogja.com Wahyu Setiawan Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM YOGYA - Sekarang tak perlu jauh-jauh ke Bali untuk mencicipi Ayam Betutu khas Bali yang sudah melegenda.

Hotel Pandanaran Prawirotaman Yogyakarta mengeluarkan promo baru yang mengadaptasi makanan khas Gilimanuk, Bali, yaitu Ayam Betutu.

Betutu sendiri merupakan salah satu makanan nusantara dari bali yang biasanya terbuat dari ayam atau bebek kemudian di bumbui dengan rempah-rempah khas bali dan disajikan dengan sambal matah.

Biasanya oleh masyarakat Bali, Betutu digunakan sebagai sajian pada saat upacara keagamaan dan upacara adat sebagai hidangan.

Kini, tak hanya masyarakat Bali saja yang mengkonsumsi ayam betutu, namun masakan ini memang telah terkenal seantero nusantara dan banyak ditemui di wilayah lain di luar Bali.

Baca: Cita Rasa Asli Bali Di Pusat Kota Yogyakarta 

Warung Makan Khas Bali Putra
Warung Makan Khas Bali Putra (Tribun Jogja/Hamim Thohari)

Di Hotel Pandanaran Prawirotaman Yogyakarta Ayam Betututu dibuat dengan rempah dan bahan-bahan fresh yang halal. Di sajikan dengan daun singkong dan sambal mentah , sehingga cocok untuk lidah nusantara dan pecinta pedas.

Harga dari Ayam Betutu juga sangat terjangkau yaitu Rp 45.000,- sudah dapat menikmati ayam betutu khas Gilimanuk, Bali.

“Kami menyajikan Ayam Betutu ini salah satunya dengan tujuan untuk memberikan variasi dan cita rasa baru yang dikeluarkan Pandanaran Prawirotaman”, ungkap Vika selaku PR Hotel Pandanaran Prawirotaman Yogyakarta.

Untuk dapat menikmati Ayam Betutu ini, anda dapat mengunjungi Hotel Pandanaran Prawirotaman Yogyakarta yang beralamat di Jl. Prawirotaman No. 38 Yogyakarta. [tribunjogja.com)

Follow&Like Fanspage @Tribun Jogja

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: iwe
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help