Stadion Mandala Krida Terus Bersolek dan Siap Tampil Baru dengan Standar Rasa Eropa

Beberapa tahun ini, pamor stadion yang dibangun pada 1970-an itu semakin meredup

Stadion Mandala Krida Terus Bersolek dan Siap Tampil Baru dengan Standar Rasa Eropa
Tribun Jogja/ Angga Purnama
Stadion Mandala Krida 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Stadion Mandala Krida merupakan salah satu ikon Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Namun beberapa tahun ini, pamor stadion yang dibangun pada 1970-an itu semakin meredup sebagai salah satu landmark Yogyakarta.

Kondisi stadion yang kotor setiap kali penyelenggaraan pertandingan hingga even-even lain, memunculkan anggapan “stadion pesing” yang melekat bertahun-tahun.

Ini didukung banyaknya fasilitas toilet yang tidak berfungsi di stadion yang menjadi kandang PSIM Yogyakarta ini.

Pengurus Stadion Mandala Krida, Yunita menceritakan sebelum dibangun seperti saat ini, petugas sering menemukan botol air mineral yang yang berisi air seni di pojok hingga bawah tribun penonton setelah ada pertandingan ataupun even yang digelar di Mandala Krida.

Bukan hanya itu, bahkan petugas terpaksa memungut (maaf) kotoran manusia yang terbungkus plastik ditinggalkan pemiliknya begitu saja.

“Yang paling sering air kencing dalam botol. Setiap kali pertandingan petugas temukan,” ungkapnya prihatin.

Hal ini terjadi karena fasilitas toilet yang tidak memadahi, itupun hanya sebagian yang berfungsi. Sehingga banyak penonton yang memilih “jalan pintas” untuk menunaikan hajatnya itu.

Pada akhirnya petugas yang setiap hari merawat Stadion Mandala Krida yang harus berkorban.

“Gara-gara itu muncul image pesing, karena memang kondisinya jorok. Meskipun dibersihkan, terulang lagi setiap selesai pertandingan,” kata dia.

Halaman
12
Penulis: ang
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved