TribunJogja/
Home »

Jawa

Tahun 2017, Kasus Narkoba Meningkat di Klaten

Berbeda pada 2016, di tahun tersebut Polres Klaten hanya berhasil menciduk 30 tersangka narkoba di Kabupaten Klaten.

Tahun 2017, Kasus Narkoba Meningkat di Klaten
TRIBUNJOGJA.COM / Septiandri Mandariana
Press Conference Hasil Ungkap Narkoba bulan September hingga November 2017, Kamis (16/11) di Kantor Polres Klaten. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pada tahun 2017 ini, kasus narkoba di Kabupaten meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.

Kasat Narkoba Polres Klaten, AKP Munawar menuturkan bahwa yang tersangkut dalam kasus ini pun tidak hanya dilakukan oleh kalangan tertentu saja, namun sudah merambah ke berbagai profesi dan pekerjaan.

"Di tahun 2017 ini sudah ada hampir 36 tersangka. Barang bukti sementara ini yang kami amankan sekitar 4 sampai 5 ons. Dan ini tertinggi jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Untuk jumlahnya sendiri silahkan dikalikan sendiri, satu gramnya saja biasa dijual oleh mereka dengan harga Rp 1 juta," ungkap Munawar saat diwawancarai Tribunjogja.com, Kamis (16/11/2017).

Berbeda pada 2016, di tahun tersebut pihaknya hanya berhasil menciduk 30 tersangka narkoba di Kabupaten Klaten.

Dan untuk jumlah barang bukti sendiri bisa terbilang jauh dari hasil tangkapan yang didapatkan pada tahun 2017.

"Dari 36 tersangka yang berhasil kami tangkap pada tahun 2017 ini, enam sampai tujuh orang direhab. Untuk wilayah Soloraya, kasus narkoba di Klaten paling besar," pungkasnya.

AKP Munawar menambahkan, ada beberapa titik wilayah di Kabupaten Klaten yang bisa dibilang rawan penyebaran narkoba.

Di antaranya adalah daerah Delanggu, Tulung, Prambanan, Petandan dan Cawas.

"Bulan September kami berhasil amankan 8,08 gram sabu, dengan jumlah tiga tersangka. Bulan Oktober berhasil amankan 4,39 gram sabu dengan jumlah empat tersangka, dan bulan November sebesar 214,15 gram sabu dari lima orang. Dan semuanya jaringan terputus," tambahnya. (*)

Penulis: abm
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help