Polres Klaten Berhasil Amankan 12 Tersangka Kasus Narkoba

Rata-rata tersangka yang terjerat kasus narkoba ini menurutnya biasa bekerja sebagai buruh lepas, dan sebagian pelaku adalah warga Kabupaten Klaten.

Polres Klaten Berhasil Amankan 12 Tersangka Kasus Narkoba
TRIBUNJOGJA.COM / Septiandri Mandariana
Press Conference Hasil Ungkap Narkoba bulan September hingga November 2017, Kamis (16/11) di Kantor Polres Klaten. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kapolres Klaten, AKBP Juli Agung Pramono, Kamis (16/11/2017) mengatakan bahwa Satuan Narkoba Polres Klaten selama akhir September dan awal November 2017 kemarin berhasil menciduk 12 tersangka kasus narkoba di Kabupaten Klaten.

Tujuh di antaranya diklasifikasikan sebagai bandar, dua sebagai pengguna yang kedapatan memiliki barang bukti sabu dalam jumlah sedikit, dan tiga lainnya hanya berhasil diamankan karena kedapatan memiliki bong sabu.

“Alhamdulillah Satuan Reserse Narkoba Polres Klaten, periode akhir September sampai awal November telah mengungkap sebanyak 12 tersangka pelaku pengedar pengguna narkoba. Yang dari 12 tersangka tersebut tiga menurut tim assesment karena pengguna murni, dilakukan rehabilitasi di Rumah Sakit Jiwa Klaten. Sedangkan sembilan tersangka lainnya adalah pelaku sekaligus pengedar. Barang bukti terbesar ini kemarin 8 November 2017 kita berhasil mengungkap 2,2 ons sabu yang siap diedarkan,” ungkap AKBP Juli Agung Pramono.

Sabu seberat 2,2 ons katanya, hanya barang bukti yang dimiliki oleh ER.

Dan menurutnya, jumlah tersebut sudah berkurang karena telah diedarkan sebelumnya.

Rata-rata tersangka yang terjerat kasus narkoba ini menurutnya biasa bekerja sebagai buruh lepas, dan sebagian pelaku adalah warga Kabupaten Klaten.

“Mereka hanya mengetahui nama istilah, bertemu di suatu tempat, kemudian ia tidak pernah tahu alamat bandar besarnya ada di mana, berjumpa itu selalu berpindah-pindah dan menggunakan nama samaran. Pasal yang diterapkan kita lapis menggunakan 112 UU 35 tahun 2009. Apabila mengedarkan juga sebagai bandar, pasal 114 dengan ancaman hukuman yang pengguna minimal 5 sampai 20 tahun, yang bandar itu maksimal sampai seumur hidup dan ada denda,” jelasnya lagi.

Lanjutnya, ia menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama memerangi narkoba di Kabupaten Klaten.

Sebab, jika yang bergerak hanyalah Polri dan BNN, pemberantasan narkoba di negeri ini tidak akan maksimal.

Dalam aksinya selama tiga bulan bulan ini, Polres Klaten berhasil mengamankan barang bukti sabu siap edar, uang tunai, timbangan dan masih banyak lagi. (*)

Penulis: abm
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help