TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Sat Narkoba Polres Sleman Ringkus Pengedar Sabu Asal Temanggung

Atas perbuatannya, NR melanggar pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) dan pasal 127 ayat (1a) UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Sat Narkoba Polres Sleman Ringkus Pengedar Sabu Asal Temanggung
TRIBUNJOGJA.COM / Tantowi Alwi
Kasat Narkoba Polres Sleman AKP Tony Priyanto didampingi oleh Kanit 1 Satnarkoba Polres Sleman Ipda Galan Adid Darmawan menunjukkan barang bukti dalam konferensi pers, Senin (14/11/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Tantowi Alwi

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sat Narkoba Polres Sleman ringkus pengedar sabu asal Temanggung.

Penangkapan terhadap tersangka penyalahgunaan narkotika ini dilakukan di Jalan Bulu, Temanggung, Jawa Tengah, pada Jumat (3/11/2017).

Hal ini disampaikan saat gelar konferensi pers hasil ungkap kasus pidana penyalahgunaan narkotika di sekitar lobi Polres Sleman, Selasa (14/11/2017) pagi.

"Jumat (3/11/2017), sekitar pukul 15.30 WIB, Sat Narkoba Polres Sleman melakukan penangkapan terhadap tersangka," kata Kasat Narkoba Polres Sleman, AKP Tony Priyanto.

Modus pelaku yaitu membeli, memiliki, menyimpan, menguasai atau menjadi perantara dalam jual beli dan menggunakan sabu.

"Motifnya, pelaku memperjual belikan narkotika jenis sabu yang keuntungannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata AKP Tony Priyanto.

Tersangka kasus ini yaitu NR alias Dodot (29), sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek.

Adapun barang bukti yang diamankan dari pelaku berupa tiga paket sabu yang dibungkus plastik klip dibalut plastik warna ungu di dalam bungkus rokok.

Lalu, satu paket sabu di bungkus plastik klip dibalut plastik warna ungu di dalam bungkus rokok serta satu buah handphone merk Xiaomi.

Atas perbuatannya, NR melanggar pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) dan pasal 127 ayat (1a) UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dengan ancaman hukuman pasal 114 ayat (1): seumur hidup atau paling singkat lima tahun dan denda Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

Serta pasal 112 ayat (1): paling lama 12 tahun dan paling singkat empat tahun, denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak denda Rp 8 miliar. (*)

Penulis: Tantowi Alwi
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help