TribunJogja/
Home »

Jawa

Kabupaten Magelang Siaga Darurat Bencana

Masyarakat pun diminta untuk siap siaga dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana.

Kabupaten Magelang Siaga Darurat Bencana
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Warga dengan petugas BPBD Kabupaten Magelang, BNPB, Petugas Kepolisian dan TNI melakukan evakuasi rumah yang diterjang longsor di Dusun Kemutuk, Desa Kemutuk, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Selasa (14/11/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten Magelang menetapkan Status Siaga Darurat Bencana, banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.

Penetapan status kebencanaan ini menyusul banyak terjadinya bencana alam tersebut di sejumlah wilayah di Kabupaten Magelang.

Masyarakat pun diminta untuk siap siaga dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana.

"Status Kabupaten Magelang kini naik menjadi status Siaga Darurat Bencana. Hal ini setelah banyak terjadinya bencana memasuki awal musim hujan ini, terutama bencana tanah longsor yang sudah melanda beberapa wilayah," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edi Susanto, Selasa (14/11/2017).

Lanjut Edi, pihaknya telah memetakan daerah rawan bencana yang ada di Kabupaten Magelang, dari hasil pemetaan tersebut sebagian besar daerah rawan adalah di kawasan pegunungan.

Baca: Bencana Tanah Longsor Terjang Satu Rumah di Tempuran

Ia mengatakan, daerah yang rawan bencana antara lain Kecamatan Borobudur, Kecamatan Salaman, Kecamatan Kaliangkrik, Kecamatan Tempuran dan Kecamatan Windusari.

"Kawasan di perbukitan Menoreh dan lereng pegunungan baik Sumbing, Merbabu atau Merapi memang rawan terjadi longsor, namun juga bisa terjadi di daerah lain," tuturnya.

Sementara itu jumlah bencana yang terjadi, untuk bulan November ini tercatat sudah sebanyak tujuh bencana tanah longsor yang terjadi di beberapa Kecamatan, seperti Tempuran, Pakis, Srumbung, hingga Sawangan.

Bencana angin kencang juga terjadi dan menyebabkan beberapa titik pohon tumbang di Kecamatan Borobudur.

Pihaknya pun menghimbau kepada masyarakat agar dapat siap dan waspada jika sewaktu-waktu terjadi bencana.

"Masyarakat dapat waspada dan siaga terutama mereka yang tinggal di daerah rawan bencana, sehingga mereka sudah siap dan mengetahui apa yang harus dilakukan jika sewaktu-waktu terjadi bencana," ujarnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help