TribunJogja/

Fadli Zon : Ancaman OPM Menunjukkan Seolah-olah Indonesia Tak Berdaya

Menurutnya, pemerintah jangan anggap enteng masalah Papua dan segera mengambil langkah untuk menyelesaikannya serta pihak kepolisian dan TNI.

Fadli Zon : Ancaman OPM Menunjukkan Seolah-olah Indonesia Tak Berdaya
istimewa
Fadli Zon 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Tantowi Alwi

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Fadli Zon, Wakil Ketua DPR RI mengatakan ancaman yang dilakukan oleh Papua Merdeka (OPM)'>Organisasi Papua Merdeka (OPM) selama ini menunjukkan seolah-olah Indonesia tak berdaya.

Penuturan tersebut merupakan respon Fadli Zon terkait aksi penyanderaan sekitar 1.300 orang oleh Kelompok Bersenjata (KB) yang diduga OPM di Desa Kimbely dan Banti, Distrik Tembagapura, Papua.

"Sebagai Ketua Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) di Papua, saya mengamati gerakan pro-kemerdekaan Papua, tiga tahun ini semakin nyaring. Mereka tak hanya well organized, tapi juga well funded," kata Fadli Zon dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/11/2017).

Fadli mencontohkan, hal itu terlihat dari upaya internasionalisasi isu Papua, yang antara lain dimotori oleh United Liberation Movement for West Papua (ULMWP).

"Mereka aktif mencari basis dukungan di forum internasional, seperti di Melanesian Spearhed Group (MSG), Pasific Island Forum (PIF), dan bahkan di forum dekolonisasi di the United Nations (UN)," kata Fadli Zon.

Menurut Fadli Zon, tim pemantau Otsus Papua DPR RI juga terus menggali perkembangan terbaru.

Lanjut dia, Otsus dibentuk memiliki tugas agar permasalahan di Papua bisa cepat teratasi.

"DPR ingin implementasi Otsus ini dapat memberikan dampak strategis bagi penyelesaian permasalahan politik dan keamanan Papua. Tak hanya dijalankan sebatas business as usual," kata Fadli Zon.

Ia mengingatkan pemerintah jangan anggap enteng masalah Papua dan segera mengambil langkah untuk menyelesaikannya serta pihak kepolisian dan TNI sebisa mungkin menghindari kontak senjata dan utamakan pendekatan persuasif dan preventif.

"Jika tindakan penyanderaan didiamkan, maka akan berulang sebagai cara mencari perhatian internasional oleh OPM," kata Fadli Zon. (*)

Penulis: Tantowi Alwi
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help