TribunJogja/

Atlet Wushu Cantik Asal DIY Ini Ingin Samai Prestasi Seniornya

Sebelum menekuni wushu seperti sekarang ini, sejak play group Angela terlebih dulu menggeluti balet hingga kelas 3 SD.

Atlet Wushu Cantik Asal DIY Ini Ingin Samai Prestasi Seniornya
tribunjogja/hanif suryo nugroho
Angela Louise Redentiya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hanif Suryo

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gerak gemulai dan luwesnya gerakan balerina ternyata tak tampak lagi saat Angela Louise Redentiya tampil di pengukuhan dan pelantikan pengurus Wushu Indonesia Perprov Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (14/11/2017).

Wajah ayu Angela tampak garang saat menunjukkan gerakan wushu berupa tendangan, pukulan, dan juga gerakan agresif lainnya yang memukau peserta yang hadir.

Sebelum menekuni wushu seperti sekarang ini, sejak play group Angela terlebih dulu menggeluti balet hingga kelas 3 SD.

Ketertarikan dara kelahiran 26 Oktober 2000 ini pada wushu justru bisa dibilang tidak sengaja karena ia sering menyaksikan latihan wushu di dekat rumahnya.

"Setiap minggu saya kan ke Gereja, setiap itu juga pasti menyaksikan anak-anak wushu yang melakukan pemanasan dengan berlari melewati jalan dekat rumah," ujar Angela.

Dara yang mengaku tomboi sewaktu kecil ini awalnya hanya tertarik kegiatan lari-lari atau pemanasan yang dilakukan saja, tanpa mengetahui apa itu wushu sebearnya.

"Karena emang tomboi, jadi waktu umur 6 atau 7 tahun itu langsung ingin gabung, tapi belum boleh karena terlalu muda. Akhirnya tetapdi balet sampai kelas 3 SD," ujar pelajar kelas 12 SMA Bopkri 1 ini.

Setelah usianya cukup untuk bergabung wushu, akhirnya ia mendaftarkan diri dan melepas hobi balet yang ia tekuni sejak kecil.

"Jadwal sering bentrok, jadi harus pilih salah satu. Wushu membuka peluang untuk meraih prestasi, kalau balet kan cuma pentas dan nggak ada lomba," ujar Angela.

Halaman
12
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help