TribunJogja/

9 Motor dan 24 SIM Diamankan dalam Operasi Zebra Progo di Jalan Mayjen Sutoyo

Razia ini melibatkan personel gabungan dari Polsek Mantrijeron, Umbulharjo, Kotagede, Mergangsan, Wirobrajan, Kraton dan Gondomanan.

9 Motor dan 24 SIM Diamankan dalam Operasi Zebra Progo di Jalan Mayjen Sutoyo
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kapolsek Mantrijeron, Kompol Agus Setyo Budi sedang melakukan pemeriksaan kelengkapan surat pengendara yang melintas di Jalan Mayjen Sutoyo, Selasa (14/11/2017). 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Petugas gabungan rayon selatan melakukan giat Operasi Zebra Progo hari terakhir di Jalan Mayjen Sutoyo, Selasa (14/11/2017)

Gelaran razia kali ini melibatkan setidaknya 30 personel gabungan dari Polsek Mantrijeron, Umbulharjo, Kotagede, Mergangsan, Wirobrajan, Kraton dan Gondomanan.

Razia dipimpin Kapolsek Mantrijeron, Kompol Agus Setyo Budi.

Dengan mengambil lokasi di depan sebuah toko di jalan Mayjen Sutoyo, petugas melakukan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan yang melintas.

Kapolsek Mantrijeron, Kompol Agus Setyo Budi mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan pada razia kali ini meliputi surat-surat bukti kepemilikan dan kelengkapan kendaraan.

Hasilnya, petugas mengamankan sembilan unit motor tanpa dilengkapi surat, dan menyita sedikitnya 24 SIM pengendara yang terbukti melanggar lalu lintas.

"Meskipun hari ini, selalu cek kembali surat dan kelengkapannya sebelum berkendara," ujar Kompol Agus Setyo Budi, perwira pemilik melati satu di pundaknya ini.

Tak ketinggalan,  ia juga mengimbau kepada semua pengendara untuk tetap menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran dalam berlalu lintas (Kamseltibcar Lantas).

"Tetap taati peraturan lalu lintas, minimalisir pelanggaran agar tidak terjadi gangguan," ujarnya, saat memimpin jalannya operasi.

Ia berharap, ketertiban dan keamanan berkendara bukan hanya pada saat berlangsungnya operasi zebra Progo.

Namun, lebih dari itu keselamatan, ketertiban dan keamanan bisa menjadi budaya di masyarakat saat berkendara di jalan raya.

"Bukan hanya saat ada operasi, ke depan Kamseltibcar lantas bisa menjadi budaya saat berkendara," harap dia. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help