TribunJogja/
Home »

Jawa

Target PAD 2017 Sektor Pasar Tradisional di Klaten Baru 85 Persen Tercapai

Walau akan segera menjelang akhir 2017, pihaknya sangat optimis target PAD tahun 2017 di sektor pasar tradisional bisa tercapai.

Target PAD 2017 Sektor Pasar Tradisional di Klaten Baru 85 Persen Tercapai
Tribun Jogja/ Angga Purnama
Ilustrasi: Pedagang Pasar Induk Klaten sedang menunggu pembeli di lapaknya. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pasar tradisional di 2017 sebesar Rp 4.5 Miliar.

Bambang Budi Susilo, Plt Kepala Bidang Pengelola Pasar, Disperindag Kabupaten Klaten menuturkan, bahwa sampai saat ini, capaian PAD yang ditargetkan oleh pihaknya baru didapatkan sebesar 85 persennya.

Walau akan segera menjelang akhir 2017, pihaknya sangat optimis target PAD tahun 2017 di sektor pasar tradisional bisa tercapai.

Maka dari itu, pada Senin (13/11/2017) di Aula Kantor Disperindag Kabupaten Klaten, pihaknya menyelenggarakan Pembinaan dan Pengolaan Pendapatan Pasar bersama 150 petugas penarik retribusi.

"Pada tahun 2016 targetnya sama Rp 4.5 Miliar, namun hanya bisa tercapai 97 persennya. Namun di akhir tahun nanti kami optimis bisa mencapai 100 persen, maka dari itu kami menyelenggaraan pembinaan ini bersama ASN yang bertugas di pasar agar target PAD bisa tercapai," ungkap Bambang kepada Tribun Jogja.

Baca: Polres Klaten Blusukan ke Sejumlah Pasar Tradisional

Dalam pembinaan tersebut, para petugas penarik retribusi tersebut dibina agar tercapai bagaimana menjadi petugas yang benar, yang nantinya diharapkan akan menemui pasar yang nyaman, sehat dan tertib ukur.

"Para petugas yang bekerja di pasar diperlukan stresing agar kembali bersemangat tugasnya. Di sini mereka dibina bagaimana cara setor yang baik, pembukuan yang benar dan lainnya," jelas Bambang.

Tambahnya, hal yang dilakukan oleh pihaknya ini pun menjadi sebuah upaya untuk memotivasi para ASN yang bertugas di pasar, agar apa yang ditargetkan oleh pihaknya di tahun 2017 ini bisa tercapai. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: abm
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help